Ciptakan Perkuliahan Berkualitas, STAIN Abdurrahman Kepri Harus Punya Lahan 50 Hektar
Oleh : Syajarul Rusydy
Jum\'at | 29-09-2017 | 14:38 WIB
Menpan_RB-Bintan1.gif
Menpan-RB Asman Abnur saat mengunjungi STAIN Sultan Abdulrrahman. (Foto: Syajarul)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur, saat kunjungannya ke Sekolah Tinggi Agama Islama (STAI) Negri Sultan Abdurrahman (SAR) Kepri, mengatakan untuk menciptakan kegiatan perkuliahan yang berkualitas, perguruan tinggi minimal memiliki lahan 50 hektar.

"Untuk perguruan tinggi islam, minimal memiliki lahan 50 hektar, agar kegiatan perkuliahan bisa maksimal dengan hasil yang berkualitas. Jika masih di bawah itu belum maksimal," kata Asman, Jumat (29/9/2017).

Untuk mendukung hal itu, tentunya juga harus ada komitmen dari Pemerintah Daerah (Pemda). Seperti Gubernur Kepri, Bupati Bintan agar segera mengusahakan, diharapkan akhir tahun 2017 sudah ada keputusan terkait lahan.

"Pemda saya himbau untuk mendukung istitud ini, agar bisa lebih maju dan berkembang. kalau bisa tidak usah terlalu lama lama akhir tahun ini setidaknya sudah ada kepastian lahan kampus (STAI SAR) minimum ada 50 hektar. Ini juga demi kemajuan daerah kita," imbuh Asman.

Menurut Asman, Kampus STAIN SAR ini harus besar dan megah. Karena letaknya di Bintan, daerah yang sangat dekat dengan negara luar, seperti Singapura dan Malaysia.

"Jadi ketika orang luar melihat akan takjub kepada Indonesia, karena wilayah di perbatasan mereka dalam hal ini Bintan punya kampus bagus nan megah setiap kali mereka melintas," ujar Asman.

Selain itu, sambung Asman keberadaan kampus yang megah, juga mampu menarik banyak orang dari luar Kepri, untuk kuliah ke kampus STAIN SAR. Karena dengan jumlah mahasiswa yang padat atau ramai, dipastikan ekonomi di Bintan pun meningkat signifikan seperti daerah lain yang kampusnya ramai dan padat.

"Jangankan Anda semua, saya pun bakal buka cabang restoran sederhana di sekitar kampus ini jika jumlah mahasiswanya 10 ribuan orang. Itulah alasannya kenapa kita minta kampus ini menyediakan lahan minimum 50 hektar," timpal Asman.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI