Demi Penuhi Hak Keuangan dan Administrasi Dewan, Pemko akan Kurangi Kegiatan
Oleh : Habibie Khasim
Senin | 25-09-2017 | 19:14 WIB
Sekda-Tanjungpinang,-Riono-728x3491.gif
Sekda Tanjungpinang, Riono (Foto: dok.batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono, yang juga Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Tanjungpinang mengatakan, Pemko Tanjungpinang telah menyusun beberapa alternatif besaran tunjangan keuangan pimpinan dan anggota dewan.

Riono mengaku memang hal tersebut akan diprioritaskan, karena merupakan amanat Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2017. Untuk itu, jika memang anggaran tidak mencukupi, pihaknya akan mengurangi kegiatan, asalkan dapat membayar semua tunjangan Anggota DPRD Tanjungpinang.

"Kalau uangnya tidak ada, otomatis, beberapa kegiatan lain harus mengalah," tutur Riono saat diwawancarai, Senin (24/9/2017).

Dikatakan Riono, Pemko Tanjungpinang berkeinginan pembahasan dan penetapan Perwako tentang Hak Keuangan dan Administrasi Pimpinan dan Anggota DPRD Tanjungpinang rampung pada akhir September ini. Sehingga, pelaksanaan dan penyerahan tunjangan tersebut bisa dilakukan pada awal Oktober mendatang.

Menurut Riono, besaran tunjangan khususnya tunjangan transportasi tidak jauh beda, bahkan sama dengan tunjangan transportasi di DPRD Provinsi Kepri. Hal itu dikarenakan jarak tempuh yang ada serta harga perbandingan sewa mobil per hari, sama.

"Kalau masih di Tanjungpinang, seharusnya besarannya sama, kecuali beda kelasnya, kalau Innova kan beda sama Avanza. Tetapi saya tak tahu, apakah alat ukuran CC atau model," terangnya.

Riono mengatakan, Pemko akan berupaya untuk melakukan amanat aturan yang telah dibuat oleh pemerintah. Meskipun beberapa kegiatan akan dipotong, tetap, pihaknya akan mengusahakan dapat membayarkan tunjangan para anggota Dewan yang telah disahkan menjadi Peraturan Daerah tersebut.

Editor: Udin


BNN-KEPRI