30 Hektar Lahan di KIB Lobam akan Dikembangkan untuk Shipyard
Oleh : Harjo
Selasa | 19-09-2017 | 19:26 WIB
Jamin-Hidajat-728x349.gif
Jamin Hidajat, Senior Laison Manager PT BIIE Lobam (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Tanjunguban - Ada kabar baik untuk kembali akan bangkitnya Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam dari keterpurukan dalam beberapa tahun terakhir. Karena perusahaan bidang Shipyard atau bidang perkapalan akan segera hadir bergan dengan PT Singatac yang sudah ada sebelumnya di KIB Lobam.

"Sedikitnya membutuhkan lahan seluas 30 hektar untuk industri bidang perkapalan. Mulaidari modifikasi, perbaikan, maintenance dan lainnya, kecuali pabrikasi. Akan beroperasi di KIB Lobam," ungkap Jamin Hidajat, Senior Laison Manager PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) di Lobam, Selasa (19/9/2017).

Dijelaskan, shipyar yang akan segera berinvestasi di KIB Lobam tersebut akan merger dengan PT Singatac dan anak perusahaan dari Gallant Venture atau Salim Group dengan nama Bintan Offsore Marine Centre (BOMC) yang berada di dalam KIB Lobam.

"Ada merger empat perusahaan pada BOMC termasuk Singatac yang memang sudah ada di KIB Lobam. Saat ini tinggal menunggu kontrak resminya," ujarnya.

Ditanya masalah serapan tenaga kerja, Jamin Hidajat belum berani memberikan jumlah tanaga kerja yang bisa diserap apabila industri bidang shipyard ini resmi beroperasi. Karena menurutnya, mulai dari pembangunan hingga beroperasionalnya akan berjalan secara bertahap.

"Kalau untuk serapan tenaga kerja bila BOMC mulai berjalan, jelas membutuhkan tenaga kerja yang banyak. Tapi kita belum bisa menyampaikan secara rinci, tunggu setelah mulai berjalan nantinya, yang jelas akan tercipta peluang kerja bagi masyarakat," imbuhnya.

Editor: Udin


BNN-KEPRI