Perekaman e-KTP Berakhir 30 Oktober

Disdukcapil Tanjungpinang Imbau PNS Bantu Sosialisasi Perekaman e-KTP
Oleh : Habibi Kasim
Minggu | 17-09-2017 | 16:41 WIB
Irianto.gif
Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang, Irianto

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang, Irianto mengimbau kepada seluruh pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang agar membantu pihaknya melakikan sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan petekaman e-KTP (Kartu Tanda Penduduk Elektronik)

Tidak hanya mensosialisasi, Irianto juga mengharapkan para PNS mengajak tetangga atau masyarakat disekitaran tempat tinggalnya untuk melakukan perekaman, bagi yang belum.

Pasalnya, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil memberi batas waktu perekaman hingga 30 Oktober 2017.

"Ini terus kita imbau saat menjadi petugas apel di semua OPD. Kita imbau PNS jiga aktif mensosialisasikan dan mengajak masyarakat yang belum melakukan perekaman agar melakukan perekaman," kata Iroanto saat diwawancarai, Sabtu (16/9/2017).

Selain itu, Irianto juga meminta lurah dan camat untuk aktif mengajak masyatakatnya melakukan perekaman. Karena, ujung yombak itu semua ada di kecamatan dan kelurahan, kemudian diteruskan kepada RT/RW setempat.

"Kita sudah sering mengatakan dalam rapt koordinasi, dengan camat dan lurah agat memberitahukan kepada masyarakatnya masing-masing. Yang belum agar segera, jangan ditunda-tunda lagi," kata Irianto.

Mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Tanjungpinang tersebut mengatakan, meskipun mesin perekaman hanya satu unit, namun Disdukcapil tetap melayani sejak pagi hingha sore hari. Jadi menurut Irianto masalah mesin tidak menjadi alasan, meskipun memang dinilai kurang optimal, Disdukcapil tetap mengupayakan banyak masyarakat yang bisa melakukan perekaman.

"Mesin kita sudah diperbaiki oleh Dirjen, 4 mesin yang rusak itu kemungkinan selesai pada awal Oktober. Jadi menunggu itu siap kita tetap melakukan perekaman dengab satu mesin di Kantor. Yang penting partisipasi masyarakat, kalau kita dari pagi sampai sore tetao akan dilayani," tutur Irianto.

Editor: Surya


BNN-KEPRI