Basarnas Perluas Pencarian Korban Tabrakan Kapal di Selat Singapura
Oleh : Roland Aritonang
Sabtu | 16-09-2017 | 13:38 WIB
Laporan-Laka-Singapura12.gif
aporan kejadian tabrakan kapal MT Kartika Segara dan JBB De Rong di Selat Singapura. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Badan SAR Nasional (Basarnas) Tanjungpinang bersama ?Rescue Comand Center (RCC) Singapore memperluas pencarian korban tabrakan kapal MT Kartika Segara dan JBB De Rong hingga ke Pulau Berakit Kabupaten Bintan.

"Kita masih lakukan pencarian korban, sesuai koordinasi dari Maritime anda Porth Authority (MPA) Of Singapore, pencarian korban kapal tabrakan di perairan selat Singapore diperluas ke arah Berakit Kabupaten Bintan," ujar Kepala Basarnas Tanjungpinang, Djunaidi saat dikonfirmasi BATAMTODAY.COM, Jumat (15/9/2017).

Djunaidi menjelaskan, sebelumnya pencarian korban hanya difokuskan di Perairan Pulau Senang Singapore saja, tetapi untuk hari ini diperluas ke arah Pulu Berakit Kabupaten Bintan.

"Jika sebelumnya pencarian difokuskan di Perairan Pulau Senang, hari ini pencarian diperluas ke arah Perairan Berakit," katanya.

Dalam pencarian di perairan Pulau Berakit, Basarnas Tanjungpinang juga dibantu dengan seluruh unsur RCC Singapore, seperti pesawat dan helikopter di turunkan dari Singapore. Sementara itu, dari Basarnas Tanjungpinang dalam pencarian di Pulau Berakit, pihaknya menurunkan Kapal KM Bisma, KM 209 dan satu unit Kapal RIP Basarnas Tanjungpinang.

"Untuk kru dari kita turunkan 28 orang," katanya.

Menurutnya, sampai saat ini korban yang ditemukan baru dua orang, sehingga masih ada 3 korban yang belum ditemukan.

"Dari 5 orang korban yang diketahui hilang dalam insiden ini, baru 2 orang korban saja yang baru ditemukan," pungkasnya.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI