Razaki Berharap Komisioner Bawaslu Kepri yang Baru Lebih Solid
Oleh : Ismail
Jum\'at | 15-09-2017 | 10:14 WIB
Bawaslu-Kepri.gif
Ketua dan Komisioner Bawaslu Kepri saat memberikan keterangan pers kepada awak media di Tanjungpinang. (Foto: Ismail)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Pra berakhirnya masa jabatan sebagai Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kepri 2012-2017, Ketua Bawaslu Kepri Razaki Persada meminta agar pimpinan yang baru untuk bekerja lebih baik dan solid.

Ia mengatakan, selama kepemimpinannya dan anggota komisioner yang lain sudah banyak prestasi dan jalinan kerja sama yang telah dilakukan. Oleh karena itu, diharapkan kepada kepemimpinan yang baru nanti dapat dipertahankan dan diteruskan agar lebih baik lagi.

"Saya meminta nantinya kepada Ketua Banwaslu Kepri yang baru untuk menjalankan amanah dan tugas dengan lebih baik dari yang saat ini," katanya kepada awak media, Kamis (15/9/2017) kemarin.

Ia menambahkan, peran serta dari semua pihak termasuk media saat ini sudah terjalin baik. Tentunya ke depan hubungan yang baik dengan semua pihak harus tetap dijaga, sehingga apa yang akan dilaksanakan mendapatkan dukungan.

Selain itu, ia mengatakan, ke depan tugas dan tanggung jawab Bawaslu Kepri semakin berat, baik dalam menghadapi pencegahan dan penanganan Pemilu. Tantangan dan cobaan pasti ada, tetapi tentunya harus dihadapi dengan benar dan jangan menyalahi prosedur.

"Kami mengharapkan Bawaslu Kepri ke depan akan semakin baik," katanya mengulangi.

Sementara Komisioner Bawaslu Kepri, Indra menyampaikan, selama lima tahun menjabat sebagai komisioner, pihaknya sangat terbantu dengan peran aktif masyarakat dan media yang selalu memberikan masukan dan pengawasan jalannya Pemilu.

Kecurangan dalam pemilihan umum baik Pemilihan Legislatif (Pileg), pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pasti ada kecurangan. Tidak mungkin dalam suatu pemilihan di manapu tidak adanya kecurangan dan pelanggaran yang dilakukan oleh perorangan maupun oleh peserta Pemilu dalam hal ini Partai politik.

"Kecurangan dan juga pelanggaran dalam Pemilu pasti akan ditemukannya. Bawaslu sebagi pengawas dan juga wasit dalam hal ini harus bekerja keras. Tentunya Bawslu dalam bekerja tidak boleh berpihak kepada siapa pun," ujarnya.

Editor: Gokli


BNN-KEPRI