Pemadaman Listrik Bergilir di Batam, Pemerintah Dinilai Lakukan Pembiaran
Oleh : Irwan Hirzal
Kamis | 14-09-2017 | 15:14 WIB
Ketua-DPRD-Batam1.gif
Ketua DPRD Batam, Nuryanto. (Foto: Irwan)

BATAMTODAY.COM, Batam - Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemko Batam dinilai melakukan pembiaran terjadinya pemadaman listrik bergilir yang sudah berlangsung selama 10 hari di Batam.

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto mengaku permasalahan pemadaman listrik harus cepat diselesaikan. Karena ini menyangkut kesejahteraan orang banyak. Ia menyayangkan karena sampai saat ini belum ada solusi yang diambil pemerintah.

"Saya belum mendengar inisiatif pemerintah, dalam mengambil langkah-langkah mengantisifasi pemadaman bergilir ini. Pemerintah dengan sengaja melakukan pembiaran seperti ini," kata Nuryanto Kamis (14/9/2017).

Menurut politisi PDI Perjuangan ini, pemadaman listrik ini sangat menggagu aktifitas masyarakat. Seharusnya permasalahan ini menjadi persoalan yang sangat penting untuk dibahas.

"Ini menyangkut kesejahteraan masyarakat. Kesejahteraan masyarakat itu tanggung jawab pemerintah. Saya pribadi terganggu dengan pemadaman listrik ini," katanya.

Untuk itu, pihaknya sudah mengeluarkan intruksi ke komisi III untuk memanggil pemerintah dan pihak terkait dalam rapat dengar pendapat (RDP).

"Kita sampai sejauh ini belum tau apa permasalahannya. Tapi yang berkembang di media massa pemadaman bergilir mengantisifasi keterbatasan biaya oprasional PLN Batam. Kalau sudah di panggil melalui RDP jadi kita tau. Tentu hasilnya akan kami rekomendasi ke Gubernur. Sekali lagi kami tidak terima kalau permasalahan ini dibiarkan oleh pemerintah," pungkasnya.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI