Pemerintah Minta Dukungan Masyarakat

Laut Letung Direncanakan jadi Laman Bermain Kapal Pesiar Singapura
Oleh : Charles Sitompul
Kamis | 14-09-2017 | 10:14 WIB
nurdin-dan-scc.gif
CEO Singapore Cruise Center, Christina Siaw dan rombongan bertemu Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun di Swiss Bell Hotel, Batam, Senin (12/9/2017) malam. (Dok Humas Pemprov Kepri)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Laut nan Exsotic Letung di kabupaten Anambas, Provinsi Kepri, direncanakan akan menjadi laman bermain, atau persinggahan Kapal Pesiar Singapure Cruice Center (SCC) yang membawa ratusan bahkan ribuan wisatawan dari Singapura ke sejumlah daerah destinasi wisata di Anambas.

Rencana penggunaan Laman alaut Natuna, untuk persinggahan Kapal Pesiar SCC Singapura itu, dikatan CEO Singapore Cruise Center, Christina Siaw dan rombongan dalam pertemuanya dengan Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun rombongan di Swiss Bell Hotel, Batam, Senin (12/9/2017) malam.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun mengatakan, sangat menyambut baik, rencana Singapore Cruice Center (SCC) yang menjadikan Letung, Kabupaten Anambas sebagai salah satu tujuan kapal pesiar mereka.

"Kita sangat senang, dan berharap Rencana ini dapat terealisasi. Pesona alam dan Resort di Anambas sangat mempesona. Dan Saya yakin akan membuat Wisatawan ingn datang dan datang lagi,"sebut Nurdin.

?Nurdin juga mengatakan, Pesona wisata Anambas yang mempesona, terdapat pantai dengan hamparan pasir putih yang panjang, air terjun yang langsung tumpah ke laut. Kuliner yang menggugah selera serta destinasi wisata lain yang dapat dinikmati wisatawan luar.

Dalam perbincangan tersebut, pihak SCC juga mengatakan, penempatan Laut Letung Anambas sebagai base baru dalam pelayaran kapal pesiar mereka, digunakan setelah kaal pesiar tersebut bertolak dari Harbour Front Singapura, sebelum sampai ke destinasi-destinasi lain seperti Tioman dan Hongkong, mereka bermain dulu di Letung, Anambas.

Apalagi, pihak SCC sudah hampir dua tahun melakukan "pengamatan" tentang pesona calon destinasi baru ini. Setelah sampai, wisatawan bisa diving, snorkling atau menikmati ragam wisata lainnya.

Atas Rencana SCC singapura itu, Gubernur Nurdin juga berharap, masyarakat dapat memberi dukungan. Dukungan itu, bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari juga. Misalnya menjaga laut tetap bersih dengan tidak membuang sampan ke laut. Sajikan juga makanan khas Anambas yang harganya tentu bersahabat buat wisatawan sehingga mereka bisa menjadikan oleh-oleh dalam jumlah banyak.

Ke depan, pariwisata di Anambas akan semakin dikenal dunia. Apalagi infrastruktur perhubungan terus ditingkatkan di kawasan ini.

Selain itu, Nurdin juga mengaku telah mengusulkan Anambas mendapatkan status Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Dengan KEK Pariwisata, Nurdin yakin laju pertumbuhan wisata di kawasan ini semakin cepat.

"Pariwisata ini akan menjadi penggerak ekonomi. Masyarakat pasti merasakan manfaatnya," kata Nurdin.

Untuk investasi kepariwisataan, Nurdin berjanji akan memberi banyak kemudahan sesuai aturan. Segalanya akan berjalan cepat seperti semangat yang dicanangkan Presiden Jokowi.

Untuk mempercepat rencana ini, Nurdin akan ikut serta pihak SCC melakukan survei ke Jemaja. Setelah sampai, Nurdin yakin, mereka akan menemukan semakin banyak titik-titik objek wisata yang mempesona. Juga mampu mengkreasikan berbagai aktivitas agar wisatawan semakin terpikat.

"Mereka nanti bisa memilih, mau main ke pantai, kepegunungan yang ada air terjunya. Sangat banyak yang menarik. Datang-lah Pesonanya akan membuat wisatawana akan datang lagi,"kata Nurdin.

Kepada rombongan Singapore Cruise Center dan Vice President (Operational) Albert Wong dan VP Strategic Planing dan Biz Devt Shiben Sandeep Kaul, Nurdin juga menceritakan, Pelaksanaan Festival Padang Melang. Di pantai sepanjang 8 kilometer dengan melepas 5.000 anak penyu yang dilaksanakan setiap tahun di Pulau Tujuh Tersebut.

Editor: Gokli


BNN-KEPRI