Warga Bintim 'Serbu' Operasi Pasar Gas Melon di SPBU KM 25 Kijang
Oleh : Syajarul Rusydy
Kamis | 07-09-2017 | 12:50 WIB
Operasi-pasar-LPG1.gif
Warga antri operasi pasar gas melon di SPBU KM 25 Kijang. (Foto: Syajarul)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Warga Kecamatan Bintan Timur (Bintim) berduyun-duyun mendatang SPBU KM 25 Kijang, sembari membawa tabung gas elpiji 3 kg pada Kamis (7/9/2017) siang. Berbeda dari hari biasanya, SPBU yang tidak pernah memasok gas, hari ini menjadi lapak operasi pasar gas melon.

Selama ini, masyarakat Bintan sudah menanti kedatangan gas melon ini. Pasalnya sudah sejak sepekan, gas yang menjadi bahan bakar memasak masyarakat hilang dari pangkalan. Operasi pasar tersebut langsung menyerbu SPBU KM 25 Kijang.

"Dari kemarin kosong, sudah keliling pangkalan, juga gas ketemu. Terpaksa dua hari belakangan ini saya masak menggunakan minyak tanah," ucap Salmah, ibu rumah tangga kepada BATAMTODAY.COM.

Sementara itu, Kepala Diskoperindak Bintan, Dian Nusa menyampaikan, operasi dilakukan dalam rangka memulihkan secara total distribusi gas melon ke pengguna. Sebelumnya seperti diketahui, gas itu langka sehingga membuat kepanikan warga.

"Operasi pasar kita gelar di Bintan terbagi menjadi dua wilayah, untuk di Kecamatan Toapaya mulai pukul 09.00 WIB, sedangkan Bintim mulai 11.00 WIB," beber Dian.

Sebenarnya, kata Dian, operasi ini sudah digelar sejak Senin lalu di Tanjunguban. Agar merata, pihaknya kembali melakukan lagi di Kecamatan Toapaya dan Bintan Timur.

"Untuk di Kecamatan Bintan Utara sudah sejak Senin lalu, dan ini udah yang kedua kalinya," kata Dian.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI