Kadinkes Bintan Janji Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Oleh : Harjo
Kamis | 07-09-2017 | 11:57 WIB
Kadinkes-Bintan.gif
Kepala Dinas Kesehatan Bintan, dr. Gama Isnaeni. (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Tanjunguban - Kepala Dinas Kesehatan Bintan, dr. Gama Isnaeni berjanji akan melakukan pembinaan kepada semua petugas kesehatan demi meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Hal ini disampaikan menanggapi adanya keluhan masyarakat terkait petugas kesehatan di Puskesmas Mentigi, Kecamatan Bintan Utara.

"Memang ada kekeliruan. Petugas harusnya memberikan pertolongan sesuai keluhan pasien, setelah itu baru disarankan datang kembali ke Poliklinik untuk penanganan lebih lanjut," kata dia, Kamis (7/9/2017).

Ia mengakui ada warga Bintan yang akan berobat ke Puskesmas Mentigi dengan keluhan sakit pada telinga. Pasien yang merasa kurang dilayani merasa tidak puas.

"Keluhan masyarakat ini menjadi masukan buat kita untuk lebih baik kedepannya. Kita akan lakukan pembinaan," ujarnya.

Seperti diketahui, masyarakat kerap mengeluhkan buruknya pelayanan kesehatan di Puskesmas Kampung Mentigi, Kelurahan Tanjunguban Kota, Bintan Utara.

M. Idha, tokoh pemuda Bintan Utara mengungkapkan, buruknya pelayanan di Puskesmas Kampung Mentigi karena pasien datang untuk berobat sering tidak dilayani terutama yang berobat pada malam hari.

"Bukannya ditanya keluhannya, malah disuruh untuk datang berobat keesokan harinya, padahal jelas pasien yang datang karena memang sudah benar-benar membutuhkan pelayanan kesehatan," ungkap Idha kepada BATAMTODAY.COM di Tanjunguban, Rabu (6/9/2017).

Dijelaskan, kejadian tersebut dialami salah satu keluarganya pada Selasa (5/9/2017) malam sekitar 21.45 WIB. Parahnya lagi, petugas jaga malam bukannya membantu warga yang sakit malah bersiap-siap untuk tidar atau istirahat.

"Rupanya petugas Puskesmas yang dicari, justru sedang ngumpul dan berbaring hendak tidur dalam salah satu ruangan. Kita tidak paham apakah memang itu dibenarkan oleh atasannya, tetapi jelas pelayanan seperti ini memberikan kesan buruk di mata masyarakat," tegasnya.

Ia berharap, agar pihak pemerintah dan instansi yang berkompeten untuk bisa merubah pola kerja dan mental para petugas di Puskesmas ini. Karena tidak seharusnya, paramedis mengabaikan pasien yang meminta pelayanan kesehatan.

Eis Herawati, Kepala Puskesmas Mentigi yang coba dikonfirmasi melalui sambungan telepon menyampaikan, akan menyampaikan keluhan tersebut kepada pelaksana tugas Kepala Puskesmas. Karena dirinya masih berada di tanah suci atau menjalankan ibadah haji.

"Terimakasih atas informasinya, saya lanjutkan ke pelaksana tugas karena saya masih berada di tanah suci. Semoga ini menjadi titik perbaikan untuk layanan kami," katanya.

Editor: Gokli


BNN-KEPRI