Desa Kebanjiran, Kadesnya Malah Menghilang dan Jarang Ngantor
Oleh : Nur Jali
Selasa | 05-09-2017 | 18:28 WIB
Desa-di-Lingga-terendam-banjir.gif
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, Neko Wesha Pawelloy melakukan inspeksi mendadak di Air Merah, Desa Sungai Raya, Lingga (Foto: Nur Jali)

BATAMTODAY.COM, Dabosingkep - Desanya kebanjiran, Kepala Desa malah menghilang dan membuat masyarakat di Air Merah, Desa Sungai Raya menjadi berang, akibat ketidakpedulian Kepala Desanya ini.

Hal ini terjadi saat inspeksi mendadak Anggota DPRD Lingga di desa tersebut, karena kebanjiran akibat pembangunan jalan di desa itu.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, Neko Wesha Pawelloy, mengatakan sudah menghubungi ketiga nomor milik Kepala Desa, namun ketiga nomor miliknya tidak satupun yang aktif.

Hal ini membuat Ketua Komisi I ini kembali berang. Ditambah lagi masyarakat di desa tersebut juga melaporkan kepadanya atas ketidakpedulian Kepala Desa ini.

"Nomornya ketiganya tidak bisa dihubungi, ini akan jadi bahan evaluasi kami," kata Neko, Selasa (5/9/17).

Dampak dari ketidakhadiran Kepala Desa ini, banyak mendapat kritikan dari masyarakat. Sebab meskipun pemerintahan berjalan sebagaimana mestinya, namun hal ini jelas sangat memberikan dampak buruk bagi Desa Sungai Raya.

"Saya nanti akan tegur melalui pihak kecamatan, ini contoh yang sangat buruk bagi pembangunan di desa," sebutnya.

Terlebih lagi diketahui Kepala Desa Sungai Raya ini adalah Ketua Asosiasi Perangkat Desa Indonesia Kabupaten Lingga yang anggotanya adalah seluruh Kepala Desa yang ada di Kabupaten Lingga.

Dengan jabatan yang dipikul oleh Kepala Desa Sungai Raya ini, seharusnya dapat menjadi contoh teladan bagi Kepala Desa lainnya.

Ditambah lagi saat ini, Desa Sungai Raya mendapat musibah banjir yang merendam puluhan rumah di desa tersebut.

Editor: Udin


BNN-KEPRI