15 Lowongan Operator di PT Alcon Ciba Vision Diserbu Ratusan Pencaker
Oleh : Yosri Nofriadi
Selasa | 05-09-2017 | 17:26 WIB
pencaker-di-Muka-kuning.gif
Ratusan pencaker kembali memadati Kawasan Industri Batamindo Mukakuning, Kecamatan Seibeduk(Foto: Yosri Nofriadi)

BATAMTODAY.COM, Batam - Ratusan pencari kerja (Pencaker) kembali memadati Kawasan Industri Batamindo Mukakuning, Kecamatan Seibeduk, Selasa (5/8/2017).

Perusahaan-perusahaan di Kawasan Industri Batamindo ada yang melakukan perekrutan tenaga kerja, walaupun jumlahnya tak sebanyak tahun-tahun sebelumnya.

Perusahaan yang membuka lowongan kerja tersebut yakni, PT Alcon Ciba Vision melalui penyalur PT Indoyasa Karya Utama yang terletak di kawasan Batamindo, Muka Kuning. Di mana perusahaan tersebut membutuhkan 15-19 tenaga kerja baru untuk bagian operator.



Pantauan BATAMTODAY.COM di lokasi, terlihat ratusan pencaker yang mayoritasnya adalah wanita, memadati kawasan tersebut sejak pagi. Mereka berdesak-desakan dan berebut demi memasukkan lamaran di perusahaan elektronik tersebut.

"Sampai siang ini, ada 70 berkas yang kita terima dan lolos persyaratan. Namun yang dibutuhkan hanya 15-19 orang, jadi nanti akan diseleksi kembali," kata Weliam, General Affair PT Indoyasa Karya Utama.

Dia menuturkan, hari ini ratusan pencari kerja memang memenuhi kawasan MPH Batamindo untuk melamar kerja. Namun kebanyakan dari mereka mengurungkan niatnya lantaran tidak memenuhi persyaratan dan kualifikasi.

"Syaratnya seperti lamaran biasa, tapi kebanyakan dari mereka terbentur dengan tinggi badan dan umur. Perusahaan meminta sesuai syarat yang ada, maka dari itu kami hanya memenuhi permintaan dari perusahaan," ujarnya lagi.



Meskipun demikian, para pencaker tidak perlu kawatir. Pasalnya hampir setiap minggunya PT Indoyasa Karya Utama membuka lowongan kerja di MPH Batamindo. "Kita rutin buka lowongan kerja untuk menggantikan karyawan yang sudah habis kontrak. Jadi pencaker yang belum diterima bisa kembali mencoba," ujar Weliam.

Sementara Rani (19) mengatakan, sangat berharap diterima di salah satu perusahaan tersebut. Saking banyaknya pencaker, ketika pihak perusahaan membuka lowongan, sering terjadi saling dorong. "Sulit cari kerja sekarang," ujar wanita asal Jawa Timur tersebut.

Rani sendiri mengaku, sejak tiga bulan terakhir menganggur selepas ke luar dari karyawan konter handphone yang berada di Panbil. Kini dia akan tetap berusaha mencari pekerjaan. "Usaha saja dulu, kalau tak ada lagi pulang kampung lah," ujarnya singkat.

Editor: Udin


BNN-KEPRI