Untuk Bungkus Daging Kurban, Panitia Diimbau Tak Gunakan Plastik Hitam
Oleh : Redaksi
Sabtu | 02-09-2017 | 16:14 WIB
hewan-kurban.gif
Pekerja membawa daging hewan kurban untuk dibagikan di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (1/9/2017). Tahun ini masjid Agung Sunda Kelapa menerima 10 ekor sapi dan 52 ekor kambing untuk dikurbankan (Sumber foto: Kompas.com)

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Kasudin Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat Marsawitri Gumay mengatakan, selama Idul Adha, pihaknya tak hanya memantau proses pemotongan hewan kurban.

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat juga memantau bagaimana daging tersebut dibagikan kepada warga, termasuk plastik pembungkus daging. Menurut dia, plastik hitam tak boleh digunakan sebagai pembungkus danging.

"Ya diimbau untuk tidak menggunakan plastik warna hitam, karena plastik warna hitam tidak baik untuk digunakan sebagai pembungkus makanan," kata Marsawitri, Sabtu (2/9/2017).

Dari hasil pemantauan selama pemotongan hewan kurban, Jumat (1/9/2017), Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat belum menemukan pelanggaran terkait hal ini.

Sebelumnya, Marsawitri mengatakan, dalam memantau pemotongan hewan kurban pada Idul Adha tahun ini, pihaknya dibantu puluhan mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Ada sebanyak 56 mahasisya jurusan kedokteran hewan yang akan membantu kami mulai hari ini," ujar Marsawitri, Kamis (31/8/2017).

Para mahasiswa IPB itu membantu mengawasi dan mengarahkan proses pemotongan hewan yang benar di wilayah Jakarta Barat.

"Nanti mereka akan bantu arahkan bagaimana lingkungan pemotongan yang baik, harus ada atap penutupnya, bagaimana mencuci daging kurban, akan dikemanakan kotoran dalam perut hewan dan darahnya, bagaimana memisahkan daging kurban dan lain sebagainya," paparnya.

Marsawitri mengatakan, pemeriksaan pemotongan hewan ini akan berlangsung hingga hari Senin (4/9/2017) mendatang.

Sumber: Kompas.com
Editor: Udin


BNN-KEPRI