Pengendara Motor Wajib Pakai Helm

Masyarakat Batam Diimbau Patuhi Aturan Lalu Lintas
Oleh : Romi Chandra
Senin | 14-08-2017 | 10:50 WIB
laka-88.gif
Korban laka lantas ini diduga kuat tidak mematuhi atusan berlalulintas, seperti penggunaan helm. (Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol I Putu Bayu Lati, sangat menyayangkan masih adanya masyarakat yang tidak mentaati peraturan lalu lintas, terutama dalam hal mengenakan helm untuk menjaga keselamatan diri masing-masing.

Seperti kecelakaan maut yang menewaskan satu pengendara sepeda motor di Jalan Trans Barelang, Minggu (13/8/2017) malam. Dilihat dari kondisi korban, bisa dipastikan saat berkendara tidak mengenakan helm.

"Dilihat dari kondisi lukanya, korban kemungkinan besar tidak mengenakan helm. Ini yang sangat saya sayangkan. Padahal gunanya helm untuk keselamatan pengendara itu sendiri," sesalnya, Senin (14/8/2017).

Ia juga mengimbau agar masyarakat bisa menumbuhkan kesadaran dalam diri masing-masing untuk mematuhi peraturan berlalu lintas.

"Peraturan itu, bukan untuk kepentingan Polisi, tetapi untuk keselamatan pengendara sendiri. Jujur, saya merasa sedih melihat kondisi ini," lanjut mantan Kapolsek Lubukbaja ini.

"Ini menjadi tugas saya untuk semakin menumbuhkan kesadaran masyarakat agar bisa mematuhi peraturan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut antara sepeda motor dengan Damtruk terjadi di Jalan Trans Barelang, depan Mako Batalyon 136 Kota Batam. Satu pengendara sepeda motor tewas di tempat dan satu orang lagi mengalami luka patah tulang serta tidak sadarkan diri, Minggu (13/8/2017).

Kasat Lantas Polresta Barelang, Kompol I Putu Bayu Pati, saat dihubungi mengatakan, kejadian sekitar pukul 19.40 WIB. Dua korban, Dafid Afrizal (22) dan Asep Hendri Yanto (35), mengendarai satu sepeda motor Yamaha Vixion BP 4452 IC, dengan Damtruk BP 9141 FU yang dikemudikan Dison Sinaga (45).

Dua kendaraan tersebut, sama-sama dari arah Jembatan I Barelang menuju simpang Tembesi. Satu pengendara motor, Dafid Afrizal, tewas di tempat, dengan kondisi leher patah serta wajah sebelah kanan remuk terlindas Damtruk. Sedangkan satu orang lagi, Asep, mengalami patah tulang pinggul dan pendarahan dalam perut serta tidak sadarkan diri.

Editor: Gokli


BNN-KEPRI