Kenali Tanda-tanda Gangguan Suplai Air ATB
Oleh : Redaksi
Senin | 14-08-2017 | 08:24 WIB
pengerjaan_perbaikan_jaringan_pipa_air_ATB_dok_ATB1.jpg
Perbaikan pipa air bersih milik ATB. (Foto: Humas ATB)

BATAMTODAY.COM, Batam - Mungkin Anda pernah mengalami suplai air bersih yang dialirkan dari PT Adhya Tirta Batam (ATB) di sebuah wilayah terkadang mengecil pada jam-jam tertentu namun tidak mengetahui penyebabnya.

Kondisi gangguan suplai untuk sementara waktu ini tidak bisa dihindari dan biasanya disebut dengan Jam Puncak Pemakaian air.

Dimana pada saat itu, sebagian besarpelanggan sedang menggunakan air dalam kuantitas yang besar untuk memulaiberaktifitas maupun setelah kembali dariaktifitas saat sore hari.

Adanya perubahan pola konsumsi inilah yang menyebabkan suplai air yang sampai kerumah pelanggan mengecil. Jam puncak pemakaian air, umumnya terjadi saat pagi dan sore hari, dengan rentang waktu sekitar pukul 05.00 WIB sampai pukul 08.00 WIB pada pagi hari. Dan pada pukul 16.00 WIB sampai 20.00 WIB pada sore hingga malam.

Enriqo Moreno Manager Corporate Communication ATB mengatakan pemakaian air secara bersamaan dengan kuantitas yang besar dalam satu wilayah membuat tekananair berkurang dan terbagi. Akibatnya beberapa wilayah tertentu, seperti pelanggan yang berada di dataran tinggi dan jauh dari Instalasi Pengolahan Air mengalami gangguan suplai

"Suplai air juga dapat mengalami gangguansaat memasuki hari libur seperti akhir pekan maupun tanggal merah. Mengingat saat hari libur, sebagian besar pelanggan banyak menghabiskan aktifitas di rumah yang banyak menggunakan air bersih," lanjut Enriqo.

Untuk itu, pelanggan ATB disarankan memiliki tempat penampungan air sehingga pada jam-jam tersebut tidak mengalami kesulitan air. Khususnya untuk permukiman yang ada di dataran tinggi maupun terujung dari pipa distribusi.

Meski terlihat sederhana, namun fungsi dari alat penampungan air ini cukup vital sebagai cadangan air yang siap digunakan untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.

Keuntungan lainnya adalah dengan memiliki alat penampungan air maka pelanggan bisa melakukan penghematan listrik, mengingat tidak perlu pompa air untuk menyuplai air ke beberapa bagian di dalam rumah. Tinggal menggunakan teori gravitasi, maka air akan langsung mengalir.

"Dengan menampung air, setidaknya pelanggan bisa terbantu saat jam puncak maupun saat aliran listrik padam maupun pada saat ada pengerjaan yang mengharuskan penghentian air," kata Enriqo Moreno lagi

Editor: Dardani


BNN-KEPRI