HUT RI Ke-72, Korem 033/ Wira Pratama Ajak Masyarakat Kepri Berdo'a Bersama
Oleh : Roland Hasudungan Aritonang
Jumat | 11-08-2017 | 16:27 WIB
berkunjung-ke-MUI.gif
Kepala Seksi Teritorial Korem 033/ Wira Pratama, Kolonel Infantri Parluhutan Marpaung saat ditemui di RRI Tanjungpinang, Jum'at (11/8/2017) bersama perwakilan lintas agama (Foto: Roland Hasudungan Aritonang)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Komando Resor Militer (Korem) 033/ Wira Pratama mengajak seluruh masyarakat untuk berdo'a bersama pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia, Kamis (17/8/2017) mendatang pukul 17.00 Wib.

Do'a bersama ini melibatkan masyarakat umum maupun seluruh toloh lintas agama di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri). Agar masyarakat mendo'akan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi negara yang kuat.

"Pada tahun ini merupakan angka keramat, yaitu 171717. Di mana tanggal 17 pukul 17 tahun 2017, dan angka seperti itu hanya sekali seumur hidup," ujar Kepala Seksi Teritorial Korem 033 Wira Pratama, Kolonel Infantri Parluhutan Marpaung saat ditemui di RRI Tanjungpinang, Jum'at (11/8/2017).

Doa bersama ini tidak hanya dilakukan di Kepri saja, tetapi doa bersama ini adalah perintah atau intruksi dari Panglima TNI yang diadakan di seluruh Indonesia, untuk melaksanakan do'a bersama pada tanggal 17 Agustus mendatang dengan mengusung tema "Indonesia penuh kasih sayang, agar masyarakat mendo'akan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) menjadi negara yang kuat".



"Seluruh umat beragama baik itu Islam, Kristen, Hindu, Budha dan lain-lain untuk dapat berdo'a di tempat ibadah masing-masing selama satu jam, dari pukul 17:00 Wib sampai 18:00 Wib. Dengan begitu negara kita dapat damai dan tentram, serta penuh kasih sayang Indonesia kita ini," katanya.

Tak hanya di tempat-tempat ibadah, seluruh markas komando TNI yang ada di Kepri, seperti TNI AU, AL dan AD, nantinya juga akan melaksanakan do'a bersama itu di tempat masing-masing.

"Tetapi masyarakat umum bisa berdoa juga di seluruh markas komando TNI, kerena do'a bersama ini sifatnya terbuka untuk umum," ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kepri, Karim Ahmad, mengatakan do'a bersama ini memiliki nilai positif agar dapat menjaga keutuhan NKRI, supaya dapat memupuk kembali kebhinekaan di diri masing-masing.

"Situasi seperti ini yang jarang ditemui, merupakan kesempatan bagi umat beragama mendoakan agar NKRI tetap damai. Ini bukti bahwa kita yang beranekaragam agama, tetapi satu tujuan," pungkasnya menyambut baik kegiatan ini.

Editor: Udin


BNN-KEPRI