Jembatan Ini Hambat Normalisasi Drainase di Sagulung
Oleh : Yosri Nofriadi
Jumat | 11-08-2017 | 15:27 WIB
jembatan-ilegal1.gif
Jembatan ini hambat normalisasi drainase di Sagulung. (Foto: Yosri)

BATAMTODAY.COM, Batam - Wacana Pemko Batam menormalisasi drainase utama di Kawasan Sentosa Perdana (SP) Plaza Mall, Sagulung belum dapat terealisasi karena terhalang jembatan ilegal yang mempersempit saluran drainase.

Camat Sagulung Reza Khadafi mengatakan, jembatan ilegal tersebut dibangun salah satu perusahaan yang berada persis di belakangan kawasan SP Plaza.

"Perusahaan itu sudah kami surati dan Dinas Lingkungan Hidup (DHL) juga sudah turun. Itu memang harus dibongkar dulu agar normalisasi dari depan bisa berjalan lancar," ujar Reza.

Menurutnya, jembatan ilegal itu menghalangi kegiatan reklamasi drainase yang seharusnya sudah fokus ke drainase utama di kawasan SP Plaza itu. "Rencana awalkan mau bongkar jalan masuk yang depan pintu masuk SP itu, tapi ternyata ada jembatan lain di belakang sehingga harus bongkar dulu yang dibelakang itu agar tidak terjadi genangan air saat jembatan depan dibongkar," ujar Reza.

Untuk itu pihaknya kembali mengimbau kepada pihak perusahaan tersebut agar segera membongkar jembatan tersebut agar normalisasi drainase secepatnya dirampungkan. "Orang SP sendiri sudah bersedia membongkar sendiri jembatan mereka asalkan di belakang itu dibongkar duluan. Ini yang sedang kami koordinasikan dengan pihak perusahaan agar segera dibongkar," ujar Reza lagi.

Jika drainase utama itu sudah selesai dinormalisasi, potensi banjir yang selama ini menjadi persoalan utama warga atau pengguna jalan di Sagulung dan Batuaji bisa diatasi dengan baik. "Kalau itu sudah clear, banjir di SP tak ada lagi. Termasuk di jalan depannya," ujar Reza.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI