Ricuh Sosialisasi Kenaikan Tarif Listrik di Sagulung, Akademisi Ini Dikejar-kejar Warga
Oleh : Yosri Nofriadi
Jumat | 11-08-2017 | 15:02 WIB
Ricuh-sosialisasi11.gif
Sosialisasi kenaikan tarif listrik di Sagulung berlangsung ricuh. (Foto: Yosri)

BATAMTODAY.COM, Batam - Sosialisasi kenaikan tarif dasar listik di Kecamatan Sagulung berlangsung ricuh. Bahkan, Askarmin, akademisi yang dihadirkan saat sosialisasi, hampir diamuk warga yang hadir.

Askarmin yang merupakan dosen Unrika yang coba menangkapi sejumlah pertanyaan warga yang menolak kenaikan TDL malah dianggap hanya membela pihak PLN.

"Kau siapa, warga mana? Tau apa kau dengan kondisi ekonomi saat ini? Banyak ngomong kau. Kami menolak karena kami tak mampu, kau pula yang menjawab untuk belain PLN. Dibayar berapa kau sama PLN? Keluarkan dia dari ruangan ini," teriak seorang peserta sosialisasi.

Warga tak hanya mencecar Askarmin dengan sejumlah pertanyaan, tapi warga yang terlihat sudah emosi bahkan mengejarnya. Suasana ruangan sosialisasi jadi ricuh. Petugas gabungan dari Satpol PP dan Polsek Sagulung terpaksa turun tangan untuk mengamankan Askarmin dari amukan warga.

Untuk meredam situasi Askarmin digiring keluar ruangan dan diamankan ke kantor Camat Sagulung. "Ayo keluar dulu bang, jangan dijawab. Ini situasi sudah panas," ujar salah satu anggota Satpol PP.

Askarmin mengatakan, perbedaan pendapat yang terjadi saat diskusi itu adalah hal biasa. Dia mengaku memberikan keterangan sesuai dengan ilmu yang dimilikinya dan tidak berpihak kepada siapapun.

"Saya berada di pihak yang netral, saya tak membela PLN dan saya tak dibayar. Saya cuma memberikan keterangan sesuai dengan apa yang saya miliki," ujar Askarmin.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI