Jelang Idul Adha, Harga Hewan Kurban di Kepri Cenderung Fluktuatif
Oleh : Ismail
Rabu | 09-08-2017 | 14:50 WIB
Kadis-ketahananpangan-kepri.gif
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan (DKPKH) Provinsi Kepulauan Riau, Ahmad Izhar. (Foto: Ismail)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Menjelang perayaan Idul Adha 1438 Hijriah, harga hewan kurban cenderung fluktuatif. Kecenderungan tersebut bergantung dari harga di pasaran yang dipengaruhi oleh beberapa faktor yang menyebabkan harga hewan kurban tidak dapat diprediksi secara pasti.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan (DKPKH) Provinsi Kepulauan Riau, Ahmad Izhar menyebut, harga pasar hewan kurban nantinya akan dipengaruhi ketersediaan hewan lokal dan ditambah lagi berapa besar jumlah herwan kurban yang didatangkan dari luar Kepri.

"Dengan begitu, tentu dapat mempengaruhi stabilitas harga di pasaran," ucapnya, Rabu (9/8/2017).

Oleh karena itu, lanjut Izhar, pemerintah tentunya tidak bisa menetapkan harga hewan kurban yang diperjual belikan nantinya. Kendati demikian, Pemprov Kepri tetap akan mengawasi seluruh hewan kurban yang masuk sudah dengan membuktikan surat keterangan kesehatan hewan dari daerah asalnya. Dilukukan dengan tujuan, memastukan kesehatan hewan kurban yang masuk ke Kepri.

"Walaupun hewan kurban yang masuk ke Kepri berasal dari Provinsi Jambi dan Lampung tersebut telah mendapat surat keterangan kesehatan hewan, kita tetap akan memeriksa kembali kesehatan hewan tersebut. Pemeriksaan akan dilakukan oleh petugas dinas setiap kababupaten/kota sebelum dan pada waktu kurban," ungkapnya.

Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Kehutanan Bintan ini juga memastikan, kebutuhan hewan kurban tahun 2017 ini untuk Kepri bakal cukup.

"Kebutuhan hewan kurban untuk tahun ini kabupaten/kota se-Kepri secara kesekuruhan mencapai 6.248 ekor yang terdiri dari sapi sebnayak 2.098 ekor dan kambing sebanyak 4.150 ekor," tutup Izhar.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI