Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Mobil Lama Sebaiknya Tidak Pakai Oli Sintetis, Ini Alasannya
Oleh : Redaksi
Rabu | 09-08-2017 | 12:50 WIB
ilustrasi-oli1.gif Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Teknologi mesin mobil dari tahun ke tahun membutuhkan perawatan yang berbeda termasuk dalam hal pelumas.

Kini, pelumas yang beredar kebanyakan memanfaatkan bahan sintetis. Namun, produsen pelumas masih membuat produk dengan bahan minyak mineral.

Pelumas berbahan mineral ditujukan untuk mobil-mobil lama karena ukuran kerapatan antara seher dan rumahnya tidak serapat mobil modern.

Mobil lama sendiri adalah mobil-mobil yang sedari awal sudah menggunakan pelumas mineral, sesuai anjuran buku perawatannya.

"Kalau mobil lama pakai oli yang baru, loss... Jadi karena lubangnya gede, jadi loss ke bawah," ujar Santo dari Aisin Indonesia.

Benny W Liem, Assistant Sales Manager Aftermarket Group Aisin Asia Pte Ltd Indonesia, menambahkan bahwa mineral punya fungsi tersendiri di mobil-mobil lama.

"Karena sudah pakai lama, biasanya mineralnya itu sudah menempel di dinding mesin, berbeda dengan sintetik yang bening dan non-sulfur. Sintetik sifatnya membersihkan mesin. Kalau mobil lama pakai oli sintetik, nanti oli mineral yang menempel di dinding mesin malah luntur, malah jadi pengaruh ke mesin, malah mengakibatkan masalah," urainya.

Sumber: Otosia.com
Editor: Yudha