Ternyata, Dr Ryan Thamrin Derita Maag dan Benjolan di Kepala Selama 1 Tahun
Oleh : Redaksi
Sabtu | 05-08-2017 | 14:38 WIB
jebazah-eryan-thamrin-dibawa-kepemakaman.gif
Ryan Thamrin (39), dokter pemandu acara kesehatan di layar kaca, Dr OZ Indonesia, meninggal dunia di Pekanbaru, Riau, Jumat (4/8/2017).(Sumber foto: KOMPAS.com)

BATAMTODAY.COM, Pekanbaru - Ryan Thamrin (39), pemandu acara program kesehatan Dr. OZ di televisi, meninggal dunia setelah mengalami sakit selama satu tahun terakhir.

Sepupu Ryan, Doni Aprialdi, mengatakan, awalnya Ryan didagnosa menderita penyakit maag akut. Dia lalu rutin menjalani pengobatan rawat jalan di sejumlah rumah sakit di Pekanbaru dan Malaka, Malaysia.

"Awalnya maag akut, lalu berobat terus. Terakhir dibawa ke Malaka waktu itu ada selaput di luar otaknya, itu semacam ada benjolan. Mau dioperasi, tetapi pihak keluarga belum memutuskan operasi karena ada ketakutan karena itu di bagian kepala," ungkap Doni, Jumat (4/8/2017).

"Dibawa berobat jalan, tapi Allah berkehendak lain, lebih sayang kepada Ryan Thamrin," lanjut dia.

Doni mengatakan, Ryan meninggal di rumah saudaranya di Jalan Kesadaran, Kecamatan Bukit Raya Pekanbaru, Riau, Jumat sekitar pukul 03.30 WIB.

Memang, lanjut dia, sejak mengalami penyakit maag akut, dokter kelahiran Tanjungpinang Provinsi Kepri itu memutuskan meninggalkan Jakarta dan tinggal di rumah kedua saudaranya, Ferdy Thamrin dan Yuli Thamrin, di Pekanbaru.

"Selama sakit tidak berada di Jakarta. Beliau lebih memilih di Pekanbaru karena kakak kandungnya berada di Pekanbaru. Ibunya dari Tanjungpinang, semenjak beliau sakit selalu berada di Pekanbaru," tutur Doni.

Ryan Thamrin dikenal sebagai dokter berwajah tampan yang memandu program kesehatan Dr OZ Indonesia di salah satu televisi swasta. Sebelum menekuni dunia medis, Ryan juga pernah terjun ke dunia modeling dan menjadi cover boy di majalah Aneka Yess! pada tahun 1997.

Dia juga sempat terpilih menjadi Cosmo Man pada majalah Cosmopolitan pada tahun 2000, dan pada tahun 2003 terpilih menjadi Abang Jakarta 2003.

Meski segudang prestasi di dunia hiburan cukup menjanjikan, Ryan lebih memilih dunia medis. Almarhum memulai pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Setelah menyelesaikan pendidikan S-1 kedokteran pada tahun 2002, pada tahun 2014, Ryan Thamrin melanjutkan pendidikan Seksologi dan Reproduksi di Bangkok, Thailand.

Sumber: Kompas.com
Editor: Udin


BNN-KEPRI