Tanjungpinang Tuan Rumah Workshop Regional Urban Nexus Ke-7 Tahun 2017
Oleh : Habibie Khasim
Selasa | 20-06-2017 | 19:04 WIB
Urban-nexus-ke-6.gif
Kegiatan Workshop Regional Urban Nexus ke-6 tahun 2016 (Sumber foto: The Monochrome)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kota Tanjungpinang didaulat menjadi tuan rumah penyelenggaraan Workshop Regional Urban Nexus ke-7, yang berlangsung pada 19 hingga 21 Juli 2017 mendatang.

Dalam acara tersebut, diperkirakan akan diikuti  7 kepala negara yang menjadi anggota Urban Nexus bersama 13 delegasi organisasi internasional dan mitra Urban Nexus di Indonesia.

Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Riono, mengatakan, terpilihnya Tanjungpinang sebagai tuan rumah Workshop Regional Urban Nexus ke-7 karena merupakan mitra Urban Nexus.

Pada pelaksanaan workshop, sejumlah tamu dari delegasi 12 kota di 7 negara ini akan menjadi peluang besar bagi Kota Tanjungpinang untuk belajar dan bertukar pengalaman dalam mengelola kota yang berwawasan lingkungan.

"Melalui kegiatan ini, Tanjungpinang akan berpeluang untuk menunjukkan dan menjual sejumlah potensi investasi di bidang pariwisata kepada puluhan delegasi dari 7 negara dan organisasi internasional," ujarnya saat memimpin rapat persiapan Workshop Regional Urban Nexus ke-7, di kantor Bapelitbang, Selasa (20/6/2017).

Atas dasar itu, Sekdako Tanjungpinang ini juga berharap, agar seluruh masyarakat dapat mendukung dan menyukseskan kegiatan tersebut dan menunjukkan kalau Kota Tanjungpinang merupakan kota wisata yang nyaman dan aman untuk dikunjungi.

Dalam kesempatan itu, Riono juga menekankan, pada seluruh panitia untuk melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya. Semua rangkaian kegiatan harus sempurna, kemas kegiatan dengan kreatif dan inovatif sehingga mereka memiliki kesan mendalam ketika mereka berada di Tanjungpinang.

"Sebelum penyelenggaraan nanti, saya mau ada rapat lanjutan, guna memantapkan rangkaian acara dan teknisnya, dengan begitu sebagai tuan rumah kita bisa memberikan yang terbaik untuk tamu-tamu yang hadir. Mudah-mudahan kita bisa mengambil hikmah dan belajar dari mereka," katanya.

Kepala Badan Bapelitbang, Surjadi MT, menerangkan bahwa kegiatan itu dilaksanakan oleh GIS dalam kemitraan ESCAP, ICLEI, German Corperation, dan Tanjungpinang dipilih menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan workshop regional urban nexus ke-7 yang akan dihadiri delegasi dari 7 negara, organisasi internasional dan mitra urban nexus Indonesia yaitu Pekanbaru.

"Ada sebanyak 50 orang peserta yang akan hadir dalam acara ini, di sinilah kita punya kesempatan untuk berbagi informasi dan meningkatkan wawasan," katanya.

Dalam kegiatan ini akan ada serangkaian kegiatan, dimulai dari penyambutan, jamuan makan malam, Exhibition/ pameran, dan Site Visit dan City Tour. Nantinya para peserta akan diajak mengunjungi Pulau Penyengat dan tempat wisata di Tanjungpinang.

"Saat acara pembukaan nanti, peserta akan diberikan cideramata seperti tanjak, kaos serta selendang dengan logo ikon gedung gonggong yang merupakan hasil kreativitas dari ASN Pemko Tanjungpinang. Tak hanya itu, peserta juga akan disajikan penampilan seni dan budaya Melayu Tanjungpinang,” terangnya.

Dikatakan, Workshop Regional Urban Nexus akan berlangsung di Hotel CK Tanjungpinang 19-21 Juli mendatang, dan akan dihadiri 7 negara anggota Urban Nexus, yakni China, India, Indonesia, Mongolia, Filipina, Thailand dan Vietnam .

Selain itu, ada juga peserta dari 13 organisasi internasional, yakni UNDP, UNEP, UN-HABITAT, USAID, FAO, World Bank, Rockerfeller, CITYNET, UCLG-ASPAC, Centre for Livable Cities, Singapore, Cities Development Initiative for Asia, Asian Development Bank (ADB), International Water Association (IWA).

Rapat tersebut juga diikuti oleh Wakapolres, Kajari, Bea dan Cukai, Imigrasi, PT Pelindo, GM Bandara RHF, Manager PLN, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perkim, Dinas PU, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Perhubungan, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Satpol PP dan Penanggulangan Kebakaran, Camat serta Lurah.

Editor: Udin


BNN-KEPRI