Hasil Tes Urine BNN, Tiga ABK Positif Narkoba
Oleh : Hadli
Selasa | 20-06-2017 | 16:02 WIB
test-urine-pilot11.gif
Test urine terhadap pilot di Bandara Hang Nadim Batam. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Kepala Bidang Berantas BNN Kepri, AKPB Bubung Pramiadi mengatakan hasil tes urine pada kru pesawat dan awak kapal yang dilakukan mendapati tiga orang positif narkoba.

"Sejuah ini berdasarkan laporan yang saya terima sudah ada tiga orang yang positif dan sudah diamankan ke Polsek KKP dan selanjutnya di bawa ke kantor BNN," kata dia kepada BATAMTODAY.COM di Bandara Hang Nadim Batam, Selasa (20/06/2017).

Ketika orang yang terindikasi menggunakan narkoba merupakan kru kapal. Diantaranya, dua kru kapal di Pelabuhan Domestik Sekupang, Batam dan satu orang di Pelabuham Domestik Tanjung Balai Karimum.

"Bandara Hang Nadim, Pelabuham Sri Bintan Tanjung Pinang dan Bandara Ali Haji Fisabilillah sejauh ini negatif," terangnya.

Dia mengatakan, belum dapat dipastikan ketiga abk kapal tersebut menggunakan narkoba jenis apa. Namun dari alat cek urine yang digunakan mendapati hasilnya 2-3 menit langsung keluar setelah dilakukan tes.

"Jenisnya apa, masih di kembangkan. Termasuk sejauh mana keterlibatannya. Nantinya akan tetap di asesmen. Kalau tingkat kecanduannya ringan akan di rawat jalan. Namun jika ketergantungannya berat akan dimasukkan lokasi rehabilitasi BNN di Nongsa hingga bebas dari ketergantungan," papar Bubung.

Disampaikannya, Operasi Bersinar BNNP Kepri merupakan kegiatan yang mendukung Polri dalam melaksanakan Operasi Ramadniya 2017 guna memastikan kelancaran mudik Lebaran Idul Fitri.

Tes urine juga dilakukan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam. Satu orang pilot asing Lion Air menolak untuk didokumentasi.

Menanggapi hal itu, General Manager Operasional Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso membenarkan. Namun menurutnya pilot tersebut bersedia diambil sample urinenya.

"Bukan tolak tes urine, tapi tolak didokumentasi. Kalau tes urine tidak ada masalah sudah dilakukan bahkan yang bersangkutan minta yang pertama kali," tuturnya.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI