Jelang Lebaran, Dinkes Kepri Imbau Waspada Parcel Kadaluwarsa
Oleh : Ismail
Senin | 19-06-2017 | 16:02 WIB
Kadinkes-Kepri1.gif
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana. (Foto: Ismail)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau, Tjetjep Yudiana mengimbau kepada masyakat agar tetap berhati-hati terhadap produk-produk kedaluwarsa yang masih beredar di kawasan Kepri. Terlebih, pada bingkisan parcel berupa makanan kemasan yang kerap menjadi trdisi masyarakat menjelang lebaran.

"Berhati-hati memilih makanan. Memang selama ini belum kita temui. Tapi, bukan berati tidak ada," ujarnya kepada awak media di Kantor Gubernur, kemarin.

Ia mengungkapkan, sudah menjadi kebiasaan saat menjelang lebaran, para warga berbelanja makanan dan minuman demi merayakan atau sekedar berkirim bingkisan. Kebiasaan ini yang biasa dimanfaatkan, oknum memasukkan makanan kedaluwarsa demi mendapatkan keuntungangan yang berlipat.

Padahal, apabila makanan yang sudah tidak layak tersebut dikonsumsi, maka berakibat gangguan kesehatan. Oleh karena itu, penting kiranya konsumen lebih memperhatikan waktu kedaluwarsa serta kelayakan kemasan sebelum membeli.

"Selain itu, juga diperhatikan izin Badan POM ada atau tidak," ujarnya.

Ia menambahkan, untuk mencegah adanya peredaran makanan kedaluwarsa, pihaknya juga bekerja sama dengan BPOM dalam mengawasi peredaran produk tak layak tersebut. Bahkan, Dinkes Kab/Kota juga tetap melakukan pengawasam dengan menurun tim gabungan untuk menyidak peredaran produk kedaluwarsa di swalayan dan minimarket di setiap daerah.

Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Tim gabungan BPOM Kepri dan Dinkes Bintan menemukan sejumlah produk makanan yang sudah kedaluwarsa yang beredar di beberapa toko dan swalayan di kawasan Tanjunguban, Bintan.

"Untuk itu kita himbau kepada masyarakat agar berhati-hati. Serta, teliti memilih makanan," imbaunya.

Editor: Yudha


BNN-KEPRI