Pilkada Serentak 2018

Demokrat Usulkan Tiga Nama di Pilwako Tanjungpinang, Pepy Candra Kandidat Terkuat
Oleh : Habibi Kasim
Minggu | 18-06-2017 | 13:17 WIB
Pepy1.jpg
Pepy Chandra, salah kandidat dari tiga nama yang diusulkan Demokrat dalam Pilwako Tanjungpinang 2018 (Foto: Habibie)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Partai Demokrat telah mengusulkan tiga nama bakal calon Walikota Tanjunginang dalam Pemilihan Walikota (Pilwako) Tanjungpinang 2018 mendatang.

Salah satu nama tersebut adalah Pepy Candra, yang menggantikan suaminya Husnizar Hood yang pernah mencalonkan diri namun kalah dari dari pasangan Lis Darmansyah-Syahrul pada Pilwako 2013.

Pepy Candra saat dihubungi, Minggu (18/6/2017), tidak menampik kabar tersebut. Bahkan Pepy terang-terangan menyatakan, dirinya siap maju menjadi salah satu kandidat dan memperjuangkan nama besar Demokrat di Pilwako Tanjungpinang.

Ia mengungkapkan, ada tiga nama yang diusulkan sebagai kandidat dalam Pilwako Tanjungpinang oleh Demokrat, yakni dirinya, Maskur Tilawahyu dan Ginta Asmara.

Menurut Pepy, ia siap apabila partai memerintahkannya bersaing bersama kandidat lain untuk mengangkat marwah Demokrat di Tanjungpinang.

"Selain sebagai wakil rakyat di partai adalah sebagi petugas dan kader yang memang dibentuk untuk hal apapun. Termasuk menjadi wali kota atau Gubernur. Jadi, saya pikir kami sangat siap bersaing di Pilwako Tanjungpinang tahun depan," tutur Pepy.

Pepy menegaskan, dengan usaha dan dukungan partai, petahana bisa digoyahkan pada Pilwako 2018 ini. "Ya, kita tetap menjaring aspirasi, menjaga kepercayaan masyarakat untuk menambah pundi-pundi dukungan. Yang jelas, kita siap menggoyahkan petahana," tutur Pepy.

Pepy mengatakan, dalam Pilwako Tanjungpinang tahun depan, para pemilih telah semakin pintar dan melek terhadap calon pemimpin yang mereka inginkan. Sebab, masyarakat tidak buta, dan dapat melihat siapa yang terbaik dan siapa yang hanya baik atau hanya bisa menjadi pemimpin.

"Yang dicari itu yang terbaik, bukan hanya baik atau hanya bisa. Ya saya rasa masyarakat sudah sangat melek tentang hal itu," kata Pepy.

Saat disinggung mengenai money politik, kare pilihan masyarakat bisa berubah, Pepy menjawab santai," Demokrat tidak takut jika ada lawan yang menggunakan kecurangan untuk dapatkan jabatan."

"Jabatan itu sementara, semua sementara. Yang jelas kita telah berani maju, dan dibuktikan pada tahun 2013. Jika masyarakat lebih memilih yang punya uang, tentunya kita tidak masalah, kan pilihan di tangan masyarakat," tutur Pepy.

Editor: Surya


BNN-KEPRI