TNI AL Amankan 35 TKI Ilegal dari Malaysia
Oleh : Harjo
Jum\'at | 16-06-2017 | 19:50 WIB
TKI-Ilegal-dari-Malaysia.gif
TKI Ilegal dari Malaysia yang diamankan TNI AL (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Tanjunguban - Sebanyak 35 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang hendak pulang dari Malaysia diamankan anggota TNI AL di perairan Bintan, Jumat (17/6/2017). Selain 35 TKI ilegal, 4 orang crew kapal turut diamankan.

Seluruh TKI ilegal bersama 4 orang termasuk tekong kapal yang membawa TKI ilegal dari Malaysia tersebut dibawa oleh anggota TNI AL mengunakan KRI Mapor ke Dermaga Fashaskan TNI AL Mentigi, Tanjunguban.

Danlantamal IV Tanjungpinang, Kolonel Laut R Eko Suyatno, di Demaga Fasharkan TNI AL Mentigi, kepada awak media mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Fitri banyak sekali kapal-kapal dengan mengangkut TKI ilegal kembali ke Indonesia.

Oleh karena itu, pihak TNI AL membentuk Satgas Intel Barelang 17 diperkuat personel dari mabes TNI AL. Tujuannya, mengantisipasi kepulangan TKI Ilegal dan mencegah penyelundupan narkoba dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.

"Konsen TNI AL, saat ini terkait kepulangan TKI ilegal dan narkoba," katanya.

Dijelaskan, pihak TNI AL telah mengetahui identitas pemilik kapal berinisial B, dan mengamankan seorang tekong bernama Rusli dan tiga kru kapalnya dan akan terus ditindaklanjuti.

"Tekong dan kru kapal akan kami serahkan ke Imigrasi, sedangkan penumpang akan diserahkan ke BNP3TKI," terangnya.

Azhar, TKI Ilegal asal Lombok, NTB, kepada BATAMTODAY.COM menyampaikan, dirinya yang sudah bertahun-tahun bekerja di perkebunan wilayah Johor Malaysia, pada lebaran 1438 H berkeinginan pulang ke kampung halaman. Karena tidak memiliki dokumen lengkap maka terpaksa melalui jalur ilegal.

"Kami pulang lewat Pantai Rengit Johor Malaysia, dengan membayar sebesar 800 Ringgit Malaysia atau sebesar Rp2 juta. Sayang, sebelum sampai tujuan ke Batam, kami sudah tertangkap," ungkapnya singkat.

Editor: Udin


BNN-KEPRI