Reklamasi Ilegal Hutan Mangrove di Tanjungpinang Diduga Dibekingi Orang Kuat
Oleh : Habibie Khasim
Kamis | 22-09-2016 | 18:50 WIB
Reklamasi-hutan-mangrove-di-TPI.gif

Reklamasi Hutan Mangrove yang berlangsung di Tanjungpinang (Foto: Habibie Khasim)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Awak media di Tanjungpinang mencium bau penimbunan ilegal di kawasan Jalan Raja Haji Fisabilillah, Km 8 Atas Tanjungpinang. Penimbunan tersebut dilakukan di atas lahan mangrove di kawasan tersebut, hingga menutup aliran sungai.

Penimbunan ini pun diduga dibekingi oleh oknum yang merupakan orang kuat, karena seenaknya saja melakukan penimbunan di kawasan mangrove yang harusnya dilindungi.

Hal itu dikuatkan dengan masa penimbunan yang telah dilakukan sejak lama dan tidak ada satu orang pun yang melakukan pencegahan kegiatan tersebut.

Saat BATAMTODAY.COM mengunjungi lokasi, memang belum mendapatkan jawaban yang pasti tentang izin penimbunan. Para pekerja juga tidak mau bicara terkait pekerjaan yang mereka lakoni. Plang perusahaan yang melakukan penimbunan di atas lahan mangrove ini ini juga tak jelas.

"Kami gak tau pak. Kami di sini baru bekerja," ungkap salah seroang pekerja kepada awak media.

Editor: Udin


BNN-KEPRI