PKP

Lanal TBK Amankan Speedboat Tanpa Nama Bermuatan Mikol, Satu ABK Tewas
Oleh : Wandy
Kamis | 13-09-2018 | 19:52 WIB
rilsi-mikol.jpg honda-batam
Lanal TBK saat merilis hasil pengungkapan upaya penyelundupan Mikol dengan 11 ABK. (Foto: Wandy)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun (TBK) mengamankan speedboat bermesin tempel 5 unit 1.000 PK tanpa nama yang mengangkut minuman beralkohol (Mikol) di perairan Selat Tanjung Pinggir, Penyalai, Kabupaten Pelalawan, Riau, Kamis (12/9/2018) sekira pukul 23.30 WIB.

Kapal tanpa nama berhasil diamankan berawal dari informasi adanya kapal cargo melakukan ship to ship bermuatan miras/mikol di pelabuhan Jurong Port Singapura yang menggunakan speedboat kecepatan tinggi melintas di Perairan Tanjungbalai Karimun.

Sehingga dibentuknya tim gabungan Lantamal IV dan Lanal TBK untuk melaksanakan patroli di wilayah kerja perairan Lanal TBK. Dan didapati benar adanya speedboat tanpa nama bermesin 1000 PK melintas di perairan Karimun.

Danlanal TBK, Letkol Laut (P) Catur Yogiantoro menerangkan, kronologis penangkapan speedboad tanpa nama tersebut, di mana pada tanggal 12 September 2018 sekira pukul 22.30 WIB tim FFQR IV dan Lanal TBK mendeteksi suara speedboad mesin besar mendekat ke Tanjung Penyalai.

"Lalu tim bergerak melakukan pengejaran terhadap speedboat tanpa nama tersebut. Namun speedboat tersebut malah akan menghantam kapal kita. Lalu tim mengeluarkan tembakan peringatan, namun mereka tetap melarikan diri," kata Catur saat pers rilis di Mako Lanal TBK, Kamis (13/9/2018) malam.

Lanjut Catur, mereka melakukan putaran mesin, sehingga kapal dari Tim FFQR IV dan Lanal TBK hampir terbalik. Sehingga anggota mengambil keputusan melakukan tembakan untuk melumpuhkan mesin.

"Lalu setelah 30 menit pengejaran, speedboat tersebut didapati membawa muatan miras tanpa cukai. Dan kita berhasil mengamankan 10 orang ABK dan 2 orang ABK yang terluka," katanya.

Kemudian 2 orang ABK tersebut, yakni Roni dan Kasman, dibawa ke Puskesmas Tanjungbatu. Setelah di Puskesmas, ABK atas nama Kasman dinyatakan meninggal dunia, dan kemudian dibawa ke RSUD M Sani. Semantara yang satu ABK lagi atas nama Roni dirujuk ke Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Karimun.

Wadan Lantamal IV, Kolonel Laut (P) Imam, menambahkan, untuk ABK atas nama Kasman yang meninggal dunia, jasadnya sudah dibawa oleh pihak keluarga dari RSUD M Sani untuk dikebumikan di Desa Tanjung Pelanduk, Kecamatan Moro.

"Para tersangka ini rata-rata dari wilayah Moro. Dan mereka ini seperti sudah terencana. Pasalnya speedboat tersebut menggunakan mesin cukup banyak. Maka ini merupakan upaya yang sudah mereka rencanakan untuk mengelabui petugas," kata Imam lagi.

Kabarnya barang tersebut rencana akan dibawa ke wilayah Sungai Kampar. Untuk itu pihaknya akan terus melaksanakan pengawasan dengan melakukan kegiatan-kegiatan patroli laut, agar memberikan kenyamanan kepada masyarakat sehingga tidak merasa takut.

Editor: Gokli