PKP

Nurdin Dukung Pengembangan Ekowisata dan Hutan Produksi Lestari di Kepri
Oleh : Charles Sitompul
Kamis | 13-09-2018 | 18:40 WIB
eko-wisata.jpg honda-batam
Gubernur Kepri Nurdin Basirun foto bersama Team Leader to Accelerate Ecotourisme Development Kementerian Pariwisata RI. (Ist)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun menyatakan, sangat mendukung pengembangan ekowisata di sejumlah hutan produksi lestari wilayah Provinsi Kepulauan Riau. Karena menurutnya, program tersebut bertujuan untuk meningkatkan ekonomi daerah yang pelu didukung dengan maksimal.

Namun demikian, Nurdin juga mengharapkan, selain Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat juga diminta memberi dukungan penuh, apalagi terkait perizinan di kawasan hutan produksi tersebut.

"Saya siap ikut turun ke lapangan mendampingi Tim Kementerian, terutama untuk meninjau potensi-potensi wisata yang ada di Kepri. Sekarang masih banyak hutan produksi di lokasi wisata kita yang agak terkendala dalam hal perizinan," kata Nurdin Basirun saat menerima Team Leader to Accelerate Ecotourisme Development Kementerian Pariwisata RI di Istana Kota Piring, Perkantoran Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu (12/9/2018).

Dalam pertemua itu, Team Leader to Accelerate Ecotourisme Development Kementerian Pariwisata RI dipimpin David Makes sebagai Asisten Deputi Pengembangan Wisata Alam dan Buatan mewakili Kemenpar dan Johan Direktur Usaha Jasa Lingkungan dan Hasil Hutan Bukan Kayu Hutan Produksi dari Kementrian LHK.

Kepada Nurdin Basirun, Team Leader to Accelerate Ecotourisme Development Kementerian Pariwisata RI mengatakan, setelah pertemuan dengan Gubernur Nurdin, pihaknya bersama sejumlah anggota akan menggelar Focus Discusion Group (FGD) dengan mengundang calon investor di Batam.

Nurdin yang pada pertemuan tersebut didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum, berpesan kepada tim, untuk mengajak serta Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup ikut serta ke Kepri. Agar semua bisa diakselerasikan lebih cepat untuk pengembangan ekowisata.

Karena menurut Nurdin, apa yang disampaikan pihak Kementerian Pariwisata, sudah sejalan dengan konsep pengembangan kepariwisataan di Kepri dan Pemerintah Provinsi Kepri juga sangat fokus dalam mengembangkan sektor ekowisata.

Segela perizinan untuk sektor ini dibantu dipercepat. Apalagi, banyak pulau di Kepri yang memiliki potensi tersendiri untuk pengembangan wisata dan Hutan Produksi Lestari sebagaimana yang dicanangkan Pemerintah Pusat.

"Kepri punya 2.408 pulau, banyak yang punya pesona untuk pariwisata," kata Nurdin.

Soal lokasi terbaik, tambah Nurdin, dunia sudah mengakuinya, seperti Pulau Bawah di Natuna dan Anambas serta sejumlah kawasan-kawasan lainnya di Kepri. Malah, beberapa templet pesona wisata Pulau Kepri sering disanding dan dibandingkan dengan pesona pulau di Maldives.

Dengan pesona dan ekowisata dan Hutan Produksi Lestari Kepri, Nurdin menegaskan, sejumlah pulau yang sedang dikembangkan untuk daerah tujuan wisata baru saat ini juga telah dilirik sejumlah investor untuk berinvestasi di bidang pariwisata.

Editor: Gokli