Pemerintah Anggap Perang Dagang Trump Bukan Ancaman Besar
Oleh : Redaksi
Selasa | 10-07-2018 | 09:04 WIB
trump_tiba1.jpg honda-batam
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

BATAMTODAY.COM, Bogor - Pemerintah menilai ancaman perang dagang yang dikemukakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump tidak menjadi ancaman serius bagi perekonomian nasional.

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto yang diperintahkan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan hasil rapat terbatas.

Selama ini ketidakpastian global terus menghantui perekonomian Indonesia, hasilnya membuat beberapa asumsi dasar ekonomi meleset dari batas yang disepakati pemerintah dengan dewan dalam APBN.

Beberapa waktu yang lalu, nilai tukar menjadi yang paling terdampak dari ketidakpastian global ini. Biang keladinya adalah kondisi perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China, hingga isu kenaikan suku bunga The Fed.

Kabinet Kerja lantas langsung mengambil aksi dengan menggelar rapat koordinasi (rakor) pertama mengenai Perumusan Strategi dan Kebijakan Menghadapi Dampak Trade War dan Kenaikan Tingkat Bunga Amerika Serikat.

Rakor itu dilaksanakan pada tanggal (8/7/2018), Menko Perekonomian Darmin Nasution memipin rapat tersebut. Peserta rakor antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Pada Senin (9/7/2017), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution beserta peserta rakor kemarin pun langsung menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor.

Kehadiran Darmin cs melaporkan hasil rakor dan dilanjut dengan pembahasan tingkat menteri pada ratas yang dipimpin oleh Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

Berdasarkan info yang didapat, ratas diagendakan pada pukul 10.30 WIB tentang Strategi dan Kebijakan Menghadapi Dampak Ketidakpastian Perekonomian Global di Istana Kepresidenan Bogor.

Sumber: Detikcom

Editor: Surya