PKP

Temuan Mayat di Dam Seiladi, Taben Diduga Bunuh Diri
Oleh : Romi Chandra
Sabtu | 07-07-2018 | 15:28 WIB
mayat-dam11.jpg honda-batam
Petugas berhasil mengevakuasi mayat dari Dam Seiladi. (Foto: Romi)

BATAMTODAY.COM, Batam - Otopsi terhadap jenazah Taben Musadi (35), pria yang ditemukan tewas di Dam Seiladi sudah dilakukan dokter forensik di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Meski berbagai asumsi bermunculan karena kondisi kematiannya yang tidak wajar saat ditemukan, namun kematiannya itu diduga bunuh diri.

Hal itu diungkapkan Kabid Dokkes Polda Kepri Kombes Jarot Wibowo, saat dikonfirmasi BATAMTODAY.COM, melalui pesan singkat Whatsap, Sabtu (7/7/2018).

Dijelaskan, proses otopsi yang dilakukan, menerangkan bahwa Taben meninggal akibat tenggelam, bukan setelah meninggal baru tenggelam.

"Otopsi sudah dilakukan. Ia mati karena tenggelam. Dugaannya bunuh diri. Untuk lebih lanjut tanya penyidik ya," ujar Jarot.

Adanya luka memar pada pantat korban sejauh ini masih belum diketahui penyebabnya. "Masih belum signifikan. Hanya saja masih bingung dengan cara bunuh dirinya dengan mengikat koper ke tubuh dan menceburkan diri ke dalam air," pungkasnya.

Keluarga kandung Taben Musadi (35), pria yang ditemukan tewas mengapung terikat pada koper berisi batu sudah tiba di Batam.

Bahkan, pihak kepolisian juga langsung meminta keterangannya untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut serta meminta izin dilakukan otopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya.

Editor: Yudha