Begini Cara Menggunakan AC Mobil saat Terjebak Macet
Oleh : Redaksi
Rabu | 13-06-2018 | 14:16 WIB
AC-Mobil11.jpg honda-batam
ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Tidak sedikit masyarakat mudik menggunakan mobil pribadi menuju ke kampung halaman karena pilihan ini lebih nyaman dan lebih bersifat privasi. Namun banyaknya pemudik mobil pribadi ternyata menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan.

Jika terjebak macet dalam mobil saat perjalanan jauh apa yang harus dilakukan dengan pendingin ruangan (AC). Sebab jika penumpang banyak dapat meningkatkan C02 dalam kabin yang menimbulkan bahaya bagi kesehatan penghuni kabin.

Patut diwaspadai bahwa penggunaan AC juga harus memperhatikan kualitas udara di dalam kabin kendaraan, terlebih itu ketika kita tengah terjebak macet.

Menurut Kepala Teknik Plaza Toyota Tendean Adit sebenarnya kendaraan yang dilengkapi pendingin udara telah memiliki sistem sirkulasi udara.

"Jadi di AC sistem itu ada yang namanya refresh dan recycle," kata Adit kepada CNNIndonesia.com.

Adit menjelaskan mode refresh berfungsi mengambil udara dari luar ke dalam kabin. Sementara recycle akan tetap mempertahankan udara yang ada di dalam kabin. Oleh karenanya saat kita terjebak macet, ada baiknya posisi pengaturan AC di posisikan ke mode recycle agar udara kotor dari luar tak terhisap ke interior.

"Kondisi macet itu banyak asap di seputar kendaraan, dan justru berbahaya jika masuk ke dalam kabin. Makanya mode refresh itu biasa digunakan di daerah sejuk, yang udaranya masih bersih," jelas Adit.

Sistem tersebut pun, dikatakan Adit tidak sama di setiap mobil lantaran ada yang dapat berkerja otomatis dan manual.

"Kalau sudah menggunakan auto AC itu bisa otomatis, tapi manual juga bisa sistem kerjanya. Contoh model dengan auto AC biasanya sudah digital switch tombol AC-nya," kata dia.

Lebih lanjut, Adit menambahkan tidak ada ketentuan khusus bila kendaraan kita masih menganut sistem manual untuk mengoperasikannya. Semua tergantung dari pengemudi, dan setidaknya buka jendela tiap 1 jam sekitar 5 menit agar CO2 keluar dari kabin.

"Kalau yang auto AC tentunya semua otomatis. Sedangkan yang masih manual ya kita sendiri yang ngatur waktunya," tutup Adit.

Sumber: CNN Indonesia
Editor: Yudha