A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: fopen(/home/t76248/public_html/system/application/cache/ci_sessione6fffcd83c6e1e923ce78447fa1de0a3c0d434b56c502677d8ca044920c2d089030019fd): failed to open stream: No space left on device

Filename: drivers/Session_files_driver.php

Line Number: 157

Backtrace:

File: /home/t76248/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/t76248/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cookie - headers already sent by (output started at /home/t76248/public_html/system/core/Exceptions.php:272)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 141

Backtrace:

File: /home/t76248/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/t76248/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: session_start(): Cannot send session cache limiter - headers already sent (output started at /home/t76248/public_html/system/core/Exceptions.php:272)

Filename: Session/Session.php

Line Number: 141

Backtrace:

File: /home/t76248/public_html/application/controllers/Home.php
Line: 5
Function: __construct

File: /home/t76248/public_html/index.php
Line: 315
Function: require_once

PT BAS dan PT SJ Bisa Dipidana Jika Ditemukan Ada Unsur Kelalaian Kerja

Terkait Tewasnya Dua Pekerja

PT BAS dan PT SJ Bisa Dipidana Jika Ditemukan Ada Unsur Kelalaian Kerja
Oleh : Ismail
Selasa | 12-06-2018 | 19:06 WIB
kadisnaker-kepri-tagor.jpg honda-batam
Kepala Disnkaer Kepri, Tagor Napitupulu. (Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Provinsi Kepri, Tagor Napitupulu mengaku belum menerima hasil investigasi tim pengawas yang diterjunkan ke PT Bandar Abadi Shipyard (BAS) di Tanjungucang, Kota Batam terkait kecelakan kerja yang menewaskan dua orang.

"Tim Pengawas Disnaker sudah diterjunkan, jika nanti ditemukan ada unsur kelalaian di sana dan memang mekanisme kerja tidak sesuai aturan, maka pemilik perusahaan bisa dipidanakan," tegas Tagor, Selasa (12/6/2018).

Selain itu, lanjut Tagor, pihak kepolisian juga sedang menyelidiki kasus kecelakaan kerja di PT Bandar Abadi Shipyard. Oleh karena itu, saat ini pihaknya masih sama-sama menunggu hasil laporan investigasi sehingga menyebabkan tewasnya dua pekerja perusahaan tersebut.

Setalah itu, barulah bisa dilakukan tindak lanjut selanjutnya. "Kita masih tunggu hasil laporannya," katanya.

Ia menerangkan, selama ini pihaknya terus melakukan pengawasan terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di perusahaan-perusahaan di Batam. Bahkan, kebanyakan pihak perusahaan sudah memahami terkait K3 tersebut.

Namun, terkadang masih ada saja pekerja yang tidak menuruti Standar Operasinal Operasional Prosedur (SOP) K3 dari masing-masing perusahaan. Dari kelalaian tersebutlah terkadang kecelakaan kerja di perusahaan terjadi.

"Terkadang pekerjanya juga yang lalai tidak mengikuti SOP," ungkapnya.

Ditambahkannya, setelah mendapat kabar adanya kecelakaan kerja yang menyebabkan nyawa dua pekerja melayang, pihaknya langsung mengelurkan rekomendasi kepada perusahaan untuk mengurus jasad yang bersangkutan.

Selain itu, pihaknya juga telah mengeluarkan rekomendasi mengenai santunan dari perusahaan dan kepesertaan BPJS yang bersangkutan.

Sebelumnya, Dua pekerja di PT Bandar Abadi Shipyard pada Sabtu (9/6/2018) tewas, diduga akibat kelalaian kerja. Salah satu korban diketahui anak di bawah umur.

Informasi yang dihimpun BATAMTODAY.COM, korban yakni Joe Sihombing (17) dan Muslim Ritongan (24). Keduanya merupakan pekerja subkontrak PT Sukses Jonatan (SJ) yang ditugasi untuk membuka tutup tanki di dalam kapal tongkang.

Kedua korban tewas awalnya diperintahkan membuka tutup tanki sekitar pukul 10.00 WIB. Namun, pada pukul 15.30 WIB, keduanya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kapolsek Batuaji, Kompol Syafrudin Dalimunthe saat dikonfirmasi, Minggu (10/6/2018) sore membenarkan adanya peristiwa laka kerja yang menewaskan dua orang korban. Ia mengatakan pihaknya sudah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan proses olah tempat kejadian perkara.

"Polsek dapat informasi sikitar pukul empat sore. Kemudian kita ke lokasi untuk melakukan rangkaian penyelidikan," kata Kapolsek Batuaji.

Editor: Gokli


A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: Unknown: Failed to write session data (user). Please verify that the current setting of session.save_path is correct (/home/t76248/public_html/system/application/cache)

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: