PKP

Kasus Penodongan di Depan ATM Mandiri Teluksasah Ternyata Karangan Marito Siregar
Oleh : Harjo
Minggu | 10-06-2018 | 18:32 WIB
penodongan_atam_teluksasah.jpg honda-batam
Marito Siregar diperiksa oleh penyidik Polsek Bintan Utara (Foto: Harjo)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Terkait dengan informasi yang beredar melalui fecebook dan WhatshApp, bahwa telah terjadi tindak penodongan dengan kekerasan di depan ATM Mandiri Lobam, Desa Teluksasah, Sabtu (9/6/2018) sekitar 19.30 WiB ternyata hoax atau berita bohong. Padahal informasi tersebut sempat menghebohkan masyarakat sekitar kejadian.

Kapolsek Bintan Utara, Kompol H Jaswir kepada BATAMTODAY.COM, Minggu (10/6/2018), mengatakan, informasi yang dialami oleh Marito Siregar ( 27) warga perumahan Taman Surya Indah, desa Teluksasah, yang menyatakan telah ditodong menggunakan clurit dan uangnya sebanyak Rp 5 juta dirampas ternyata tidak benar alias bohong.

"Informasi yang disebarkan tersebut, bohong dan tidak benar. Dia melakukan perbuatan tersebut karena memiliki hutang dengan orang lain dan takut diketahui oleh suaminya berinisil PH," ungkapnya.

Karena merasa ketakutan, Marito Siregar kemudian memberitahukan atau menceritakan kepada suaminya serta seorang temannya, bahwa dia telah menjadi korban pencurian dengan kekerasan di depan ATM Mandiri Lobam.

Selanjutnya suaminya menceritakan atau menginformasikan kepada Babinkamtibmas setempat, hingga diinformasikan berlanjut kepada masyarakat Lobam dan justru menhebohkan masyarakat sekitarnya termasuk warga nitizen.

Atas kejadian tersebut saksi merasa menyesal dan berjanji, untuk tidak mengulangi perbuatan tersebut," terang H Jaswir.

Atas informasi yang sempat menghebohkan warga tersebut, sebelumnya anggota Polsek Bintan Utara dan Polres Bintan, sudah melakukan olah temoat kejadian perkara, serta memeriksa saksi. Selain itu, melakukan kroscek CCTV ATM, hingga mengintrogasi Marito Siregar.

Editor: Surya