BP Batam Minta Pemerintah Pusat Percepat Pengurusan Regulasi Pelabuhan
Oleh : Nando Sirait
Senin | 28-05-2018 | 14:40 WIB
ka-kanpel-batam13.jpg honda-batam
Kepala Kantor Pelabuhan Laut BP Batam, Nasrul. (Foto: Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam hingga saat ini mengakui masih menunggu adanya keputusan Pemerintah Pusat dalam merancang regulasi pengelolaan pelabuhan bongkar muat di kawasan Batuampar dan Kabil Batam.

Kepala Kantor Pelabuhan Laut BP Batam, Nasrul, mengatakan, saat ini sudah banyak investor asing yang mengaku tertarik dalam mengembangkan pelabuhan bongkar muat, namun masihterkendala dengan regulasi pemerintah pusat.

"Sesuai dengan misi pimpinan saat ini yang ingin menjadikan Batam menjadi Hub Internasional, maka mendevelop pelabuhan yang kita miliki saat ini adalah salah satu jalannya," ujarnya, Senin (28/5/2018).

Nasrul mengaku setelah pembangunan infrastruktur pelabuhan usai, maka akan menciptakan suplai penawaran dan permintaan.

Saat ini pihak BP Batam mewacanakan akan membuka jalur pelayaran dari Batam menuju China. Tujuannya adalah untuk mendongkrak ekspor dari Batam menuju salah satu negara dengan kekuatan ekonomi terkuat di dunia tersebut.

Pihaknya menilai China untuk saat ini sebagai pasar terbesar untuk produk Indonesia. Secara kuantitas, tentu akan lebih menguntungkan karena akan lebih hemat biaya daripada harus melewati Singapura lagi.

"Secara kuantitas atau volume menguntungkan, tapi kalau kecil-kecil, biayanya nanti tak relevan," paparnya.

Editor: Yudha