Lulus Verifikasi Dewan Pers No.126/DP-Terverifikasi/K/X/2017

Konsumsi Ikan untuk Kesehatan Jantung
Oleh : Redaksi
Senin | 21-05-2018 | 10:40 WIB
daging-ikan.jpg Honda-Batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Batam - Apakah Anda suka makan ikan? Ya, asupan yang satu ini sebetulnya amat digemari oleh seluruh kalangan. Selain enak dan mudah diolah, ikan juga mampu menjaga kesehatan jantung Anda, lho!

Ikan mengandung berbagai macam nutrisi, seperti protein, lemak, hingga omega-3. Hal itu membuatnya sehat dan menjadi rekomendasi konsumsi bagi segala usia.

Menurut American Heart Association (AHA), saat ini ada banyak alasan untuk menjadikan ikan sebagai bagian dari menu sehari-hari. Lembaga tersebut bahkan menyarankan agar masyarakat dapat mengonsumsi ikan setidaknya sekali atau dua kali dalam seminggu.

Itu berarti, orang dewasa harus berjuang untuk makan setidaknya dua porsi atau 3,5 ons ikan setiap minggu. Pilihan terbaik adalah ikan berminyak dengan asam lemak omega-3 dosis besar, seperti salmon, tuna, makarel, hering dan sarden.

Minyak pada ikan tersebut bisa meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) di dalam tubuh. Oleh karena itu, konsumsi minyak baik tersebut dapat menurunkan kadar trigliserida hingga sekitar 15-30% dan membantu mengurangi tekanan darah.

"Minyak ikan juga dapat mencegah plak yang terbentuk di arteri. Lalu pada orang yang berisiko terkena penyakit jantung, minyak ikan dapat mengurangi terjadinya aritmia yang fatal. Ini adalah ritme jantung abnormal yang bisa menyebabkan serangan jantung pada kasus tertentu," ujar dr. Kartika Mayasari dari KlikDokter.

Senada dengan itu, American Heart Association (AHA) juga mengatakan bahwa ikan sangat bermanfaat bagi orang yang sudah terkena gangguan jantung. Terkait hal ini, sebuah penelitian terhadap korban serangan jantung mendapatkan hasil bahwa mereka yang diminta makan ikan dua kali seminggu, memiliki kemungkinan 27% lebih kecil untuk meninggal selama dua tahun ke depan.

"Studi ilmiah telah menetapkan efek menguntungkan dari konsumsi makanan laut yang kaya asam lemak omega-3, terutama ketika itu menggantikan makanan yang kurang sehat, seperti daging yang tinggi lemak jenuh dan berisiko menyebabkan penyumbatan," kata profesor dari Universitas Harvard, Eric Rimm.

Nyatanya, selain mencegah dan memperkecil penyakit jantung, makan ikan juga dapat memberikan manfaat lain bagi tubuh–seperti mengurangi reaksi peradangan, membantu perkembangan otak anak, hingga menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).

Cara konsumsi ikan yang baik

American Heart Association (AHA) menyarankan agar Anda tidak mengonsumsi ikan dengan cara digoreng. Ini karena penelitian terbaru menemukan bahwa pecinta ikan goreng justru mengalami risiko tinggi untuk mengalami gagal jantung.

Ditambah lagi, beberapa studi yang serupa membeberkan bahwa lebih dari 90.000 orang Amerika yang makan ikan goreng minimal sekali seminggu memliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gagal jantung daripada mereka yang mengonsumsi ikan dengan cara direbus.

Selain memperhatikan cara mengolahnya, Anda juga wajib memperhatikan jenis ikan yang dipilih. Ya, tidak semua ikan baik untuk tubuh Anda. Isu merkuri dan kandungan lemak berlebih pada beberapa jenis ikan menjadi alasan pentingnya memilih ikan.

"Beberapa jenis ikan yang sebaiknya dihindari adalah cucut, hiu, dan tuna putih. Perhatikan juga bahwa minim polusi bukan berarti tidak ada kontaminasi merkuri sama sekali," kata dr. Astrid Wulan Kusumoastuti dari Klikdokter.

Sekarang Anda sudah tahu bahwa ikan sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung, bukan? Jika Anda ingin merasakan manfaat ini, pastikan Anda memilih ikan yang tepat dan mengolahnya dengan cara yang dianjurkan. Selamat makan ikan!

Sumber: Klikdokter.com
Editor: Gokli