Akibat Kelalaian Korban

Operasi Patuh Seligi 2018, Polda Kepri Mencatat 5 Korban Tewas di Jalan Raya
Oleh : Hadli
Sabtu | 12-05-2018 | 12:04 WIB
kabid-humas-erlangga-ops-seligi.jpg honda-batam
Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Erlangga. (Dok Batamtoday.com)

BATAMTODAY.COM, Batam - Selama Operasi Patuh Seligi 2018 (14 hari sejak 29 April), Polda Kepri mencatat sedikitnya lima nyawa melayang secara cuma-cuma di jalan raya. Dalam lima kasus tersesbut, korban tewas akibat kelalaian saat berkendara tanpa memperhatikan keselamatan.

"Korban yang mengalami luka berat ada 11 orang, kondisi luka ringan 52 orang dengan estimasi kerugian akibat laka lantas ini nilainya mencapai Rp108 juta," tutur Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol S Erlangga, Sabtu (12/5/2018).

Jumlah kendaraan yang terjadi kecelakaan lalu lintas ada 38 unit sepeda motor dan 15 roda empat. Penyebabnya akibat faktor human error.

"Berdasarkan data Operasi Patuh Seligi 2018, kecelakaan akibat faktor kesalahan manusia sebanyak 31 kasus. Namun ada juga kecelakaan karena kondisi jalan yang tak layak, terjadi sebanyak 3 kasus," uangkapnya.

Lokasi laka lantas yang sering terjadi berada di kawasan pemukiman penduduk, pusat perbelanjaan, perkantoran, kawasan wisata serta kawasan industri. "Usia pengemudi yang mengakibatkan laka lantas berada di kisaran 16 tahun hingga 25 tahun, dengan latar belakang dari mahasiswa atau pelajar hingga karyawan swasta," ujarnya.

Erlangga berharap masyarakat selalu mematuhi aturan berlalu lintas. Sebab, aturan tersebut dibuat agar masyarakat terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Dengan mematuhi aturan dalam berlalilintas, tambahnya, kecil kemungkinan kecelakaan terjadi.

"Ingat, orangtua, istri, suami dan anak-anak senantiasa menunggu kita tiba di rumah dengan selamat. Gunakan helm, turunkan kecapatan, selalu waspada dan hindari penggunaan telphone saat berkendara serta tidak dalam pengaruh alkohol," imbaunya.

Editor: Gokli