PKP

Nurdin Minta Pusat Beri Ijin Khusus agar Kepri Bisa Impor Sembako
Oleh : Charles Sitompul
Minggu | 15-04-2018 | 17:04 WIB
nurdin_enggar_airlanggga.jpg honda-batam
Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun bertemu Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto

BATAMTODAY.COM,Tanjungpinang - Gubernur Kepukauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun berharap menghadapai kelangkaan sembilan bahan Pokok (Sembako) di Kepri, menjelang Ramadahan dan hari Raya, pemerintah pusat memberi kebijakan khusus Impor sembako langsung ke Provinsi Kepri.

Hal itu dikatakan guberur Kepri Nurdin Basirun Kepada Menteri Perdagangan Enggartaiasto Lukito dalam mendukung hingga tidak ada kelangkaan sembako di seluruh wilayah Kepulauan Riau.

"Saya sudah sampaikan ke Pak Menteri agar ketersediaan sembako di seluruh wilayah Kepri aman. Tidak hanya tersedia, kita juga ingin harganya tidak melambung tinggi,"kata Nurdin usai bertemu dengan Menteri Perdagangan akhir pekan lalu di Batam.

Nurdin mengatakan dalam berbagai kesempatan kunjungan ke pulau-pulau, pasokan sembako selalu menjadi perhatiannya. Kadang dia berkunjung ke gudamg sembako, ke toko-toko utama penjual sembako.

Pasokan daging, baik sapi, kambing, ayam dan ikan juga selalu dipantau Nurdin. Sambil ke pasar bersilaturahmi dengan masyarakat, Nurdin juga bertanya pasokan daging hingga menjelang Lebaran.

Memang, aku Nurdin, beberapa pedagang mengaku pasokan sementara ini selalu aman. Mereka lun berharap pasokan tetap lancar seperti selama ini saat Ramadhan dan Syawal tiba.

"Kami harap tidak ada yang menimbun sembako agar harganya melambung tinggi. Sama-sama kita membantu meringankan beban masyarakat,"kata Nurdin.

Kepada Menteri, kata Nurdin, selain berharap dukungan pasokan, dirinya juga minta kebijakan khusus buat Kepri. Impor bahan pokok diharapkan langsung ke pelabuhan-pelabuhan di Kepri.

"Karena lebih dekat. Efektif dan efisien dan harganya bisa lebih murah,"kata Nurdin.

Nurdin menyebutkan, dia ingin memastikan ketersediaan itu di seluruh Kepri. Di Natuna, Anambas, Lingga, kata Nurdin pasokannya juga harus aman.

Karena itu, dalam berbagai kesempatan, temasuk saat rapat evaluasi tiap pekan, Nurdin minta OPD terkait untuk berkoordinasi. Koordinasi dengan seluruh daerah

Dalam kesempatan kunjungan ke Batam pekan lalu, Menteri Enggartiaato mengatakan mulai Senin (16/4/2018) ini seluruh pedagang beras medium wajib menjual dengan harga HET. Kalau tak ada stok, kata Menteri, Buloh akan mensuplai.

"Kami akan menyiapkan. Mengenai gula kalau kurang pusat akan mendrop,"kata Enggartiasto.

Editor: Surya