PKP

Forum Organisasi Perangkat Daerah, Wadah Diskusi Program Usulan Masyarakat
Oleh : Harjo
Rabu | 14-03-2018 | 16:02 WIB
forum-opd-bintan1.jpg honda-batam
Wakil Bupati Bintan buka Forum Organisasi Perangkat Daerah. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Pemkab Bintan mengelar program diskusi forum organisasi perangkat daerah (OPD) pada Rabu (14/3/2018) sampai Kamis (15/3/2018) di Convention Hall Badhara Resort KM 25 Kecamatan Toapaya.

Kegiatan tersebut sebagai wadah diskusi usulan masyarakat untuk membahas skala prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2018. Selain kepala OPD, sekertaris dan kasubag penyusunan program wajib mengikuti kegiatan tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Bintan, Wan Rudi Iskandar dalam laporannya mengatakan bahwa forum ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian proses yang telah dilaksanakan yang dimulai dari tingkat desa, kelurahan dan tingkat kecamatan.

"Semua usulan yang telah didata akan di sinkronkan serta di diskusikan di forum untuk membahas apa saja program-program yang benar-benar dibutuhkan masyarakat sesuai dengan anggaran yang ada," ungkapnya

Forum diskusi yang akan dilaksanakan selama dua hari ini memang diprioritaskan untuk membahas apa saja skala prioritas program kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 mendatang agar tidak ada lagi program yang kita usulkan namun tidak tepat sasaran untuk masyarakat. "Kita akan benar-benar mengsinkronkannya. sudah ada tiga tahapan yang telah dilaksanakan, dan ini telah memasuki tahap mencari skala prioritas," terangnya.

Wakil bupati bintan Drs. Dalmasri Syam, MM saat membuka secara resmi forum OPD berharap usulan-usulan yang telah masuk dan akan dibahas diforum dapat benar-benar dibahas dengan baik agar program usulan yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 dapat sinkron antara usulan dan kebutuhan prioritas masyarakat.

"Lakukan diskusi dengan baik, agar program yang akan dilaksanakan tahun mendatang dapat sinkron antara usulan dan pelaksanaan," tutupnya.

Editor: Yudha