Komisi I DPRD Karimun Minta Seluruh Produk Atarin Segera Ditarik Kembali
Oleh : Wandy
Selasa | 13-03-2018 | 16:50 WIB
sidak-atarin-lgi.jpg honda-batam
Komisi I DPRD Kabupaten Karimun sidak perusahaan air minum Atarin. (Foto: Wandy)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Karimun Anwar Abu Bakar meminta kepada pihak perusahaan Atarin untuk segera menarik kembali air yang telah didistribusikan berdasarkan temuan kotoran berlendir tersebut.

Sebab setelah beredarnya temuan kotoran berlendir tersebut yang sudah ditarik baru 94 kardus dari 800 kardus yang telah didistribusikan.

"Kita meminta mereka menarik kembali air kemasan yang telah diedarkan, karena berdasarkan data mereka yang baru ditarik baru 94 kardus, dari 800 kardus," kata Anwar Abu Bakar, Selasa, (13/3/2018) pada saat melakukan sidak di perusahaan Atarim di Desa Pongkar Kecamatan Tebing.

Dimintanya air tersebut ditarik kembali karena sampai saat ini hasil uji lab dari BPOM belum juga keluar, sehingga mengkhawatirkan untuk dikonsumsi.

"Pasalnya dari 94 kardus yang ditarik dari peredaran, masyarakat masih menemukan adanya temuan kotoran lendir di air tersebut, untuk itu kita meminta sisanya segera ditarik, sebab sudah lebih dari satu bulan hasil BPOM belum juga belum keluar," kata Anwar.

"Setelah beredarnya temuan kotoran di air Atarin tersebut membuat perusahaan atarin mengalami penurunan hingga 30 persen," tambahnya.

Untuk itu, pihaknya akan secepatnya berkoordinasi dengan BPOM Kepri terkait hasil lab temuan kotoran berlendir di air minum dalam kemasan merk Atarin tersebut.

Editor: Yudha