Ini 7 Proyek Strategis Pemkab Anambas di 2019
Oleh : Fredy Silalahi
Selasa | 13-03-2018 | 12:14 WIB
paparan-7.jpg honda-batam
Bupati Anambas, Abdul Haris saat memaparkan 7 proyek strategis di 2019. (Foto: Fredy Silalahi)

BATAMTODAY.COM, Anambas - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas merencanakan tujuh proyek strategis dengan besaran anggaran Rp85,4 miliar pada tahun 2019 mendatang.

Pembangunan prioritas tahun 2019 tersebut mengalami penurunan dari tahun 2018 yang direncanakan sebanyak 14 proyek dengan besaran Rp165,2 miliar.

"Kami merencanakan ada tujuh proyek strategis pada tahun 2019 mendatang. Kami berharap, seluruh elemen mendukung penuh proyek prioritas tersebut. Proyek ini juga kita sesuaikan dengan anggaran yang tersedia," kata Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, Selasa (13/3/2018) saat menyampaikan pidota pada pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tahun 2019 di Balai Pertemuan Masyarakat Siantan (BPMS).

Haris menjelaskan, ada lima proyek strategis yang ditunda perencanaannya, yakni penimbunan Water Front City dan Tanjung Momong, Jembatan Selayang Pandang, Balai Benih Ikan, Pelabuhan Marina untuk yacht, dan depo BBM.

Menurutnya, lima proyek tersebut butuh dukungan dari Pemerintah Provinsi Kepri dan Pemerintah Pusat.

"Kami berharap betul, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Prov Kepri memperhatikan target strategis kami. Terkhusus kepada Pemprov Kepri, sebelumnya Jembatan Selayang Pandang ini sudah menjadi program prioritas. Namun tiba-tiba dibatalkan, dan jalan ini merupakan satu-satunya penghubung kecamatan dengan desa. Kami berharap proyek Jembatan Selayang Pandang segera dilanjutkan, karena kondisinya sangat memprihatinkan," ungkapnya.

Selain itu, Pemkab Anambas juga mengusulkan tujuh proyek kepada Pemerintah Pusat melalui program Gerbang Dutas dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Tujuh proyek tersebut yakni, pembangunan Jalan Genting - Air Bini, Jalan Impol - Sunggak, Jalan Lingkar Kampung Baru - Muntai, Jalan Pasiran - Bandara Letung, Pelantar Beton Tebang - Belibak, Embung Desa Nyamuk, dan lanjutan Jalan Tarempa - Rintis.?

"Kami ada menerima dua surat yakni dari Menkopolhukam dan Mendagri yang berbunyi usulan Anambas masuk dalam program Gerbang Dutas. Sehingga kami sudah mempersiapkan program yang akan diusulkan nantinya. Kami hitung anggaran itu mencapai Rp2,3 triliun," ucap Haris.

Pemaparan program prioritas Pemkab Anambas tahun 2019 oleh Bupati Anambas juga tetap membunyikan peningkatan mutu pendidikan, pelayanan kesehatan yang berkualitas, pengembangan konektivitas wilayah, pengembangan perikanan, pertanian ketahanan pangan dan pariwisata, pengembangan ekonomi kerakyatan, penyelenggaraan birokrasi yang bersih serta peningkatan kepemudaan, perempuan, serta budaya.

"Kami berharap semua harus bersinergi dalam program prioritas ini, khususnya OPD harus saling bahu-membahu. Untuk mencapai pembangunan yang benar-benar bermanfaat bagi masyarakat serta demi kesejahteraan masyarakat. Kami juga meminta DPRD komitmen untuk fokus pada program ini," jelasnya.

Ketua DPRD Anambas, Imran mengatakan, pihaknya sebagai lembaga pengawas akan mendukung penuh program yang telah disusun oleh Pemkab.

"Kami juga ada merangkum pokok pikiran dan aspirasi masyarakat, ini yang harus kita laksanakan. Sehingga pembangunan tepat sasaran dan demi kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Adapun tujuh proyek strategis tahun 2019 yang direncanakan Pemkab Anambas yakni, pembangunan Embung di Siantan Rp12 miliar, pembangunan kantor perangkat daerah di Pasir Peti Rp20,5 miliar, lanjutan pembangunan RSUD dan Alkes Rp10 miliar, pembangunan Jalan Pasir Merah Rp8 miliar, pembangunan gudang logistik Rp5,1 miliar, lanjutan pembukaan Jalan Pulau Bajau Rp4 miliar, dan lanjutan pembangunan Masjid Agung Rp25,8 miliar.

Editor: Gokli