PKP

Kerab Kabur dari Rumah Sakit

Pelaku Pembunuh Ayah Kandung di Bintan Dijebloskan ke Sel Tahanan Polsek Bintim
Oleh : Syajarul Rusydy
Senin | 12-03-2018 | 16:02 WIB
abun-evakuasi1.jpg honda-batam
Abun saat dievakuasi dari RSUD Tanjunguban. (Foto: Syajarul)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Jajaran Unit Reskrim Polsek Bintan Timur (Bintim) akhirnya berhasil mengamankan Akun (28) pelaku pembunuh ayah kadung di Jalan Barek Motor Kijang pada Senin (12/3/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Kapolsek Bintim, AKP Abdul Rahman mengatakan bahwa sebelumnya pelaku sempat dilarikan ke RSUD Bintan karena diduga mengalami gangguan jiwa. Namun lantaran kerab melarikan diri, Akau akhirnya mendekam di sel tahanan Mapolsek Bintim, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

"Dia sudah dua kali dibawa ke RSUD Bintan, tapi kabur terus. Makanya ditahan dulu di kantor," tutur Rahman saat ditemui di Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Sebelum mengilangkan nyawa korban, Abun (69), pelaku sempat mengamuk saat subuh hari, hingga memecahkan kaca taksi warna kuning yang terparkir di samping rumah. Melihat hal itu, abang pelaku yang bernama Yongyong langsung melaporkan kepada ketua RW setempat, dan diteruskan kepihak kepolisian.

"Kita (Polisi) bersama warga, langsung mengamankan pelaku dan membawa ke RSUD Bintan, di sana (rumah sakit) pelaku sempat diberi suntik penenang, dan diikat karena takut kembali mengamuk," ujar Raham.

Namun, sekitar pukul 09.00 pelaku kembali mengamuk. Bahkan berhasil melepas ikatan tali dan borgol yang melilit di kedua tangannya, sehingga bisa melarikan diri dari RSUD Bintan.

"Setelah kabur itu, dia langsung pulang ke rumah, seketika menghajar bagian belakang kepala korban, dengan menggunakan balok. Sehingga nyawa korban tidak tertolong, karena banyak mengeluarkan darah," tutur Rahman.

Untuk saat ini, Rahman belum bisa memaparkan pemicu pelaku tega menghabisi nyawa korban. Karena pihaknya sedang menunggu koodinasi dengan pihak terkait yakni pisikiater. Guna mengetahui, kondisi kejiwaannya.

"Dugaan sementara pelaku mengalami gangguan jiwa, tapi kita tunggu dulu la hasilnya. Nanti akan kita sampaikan kembali," timpal Rahman.

Sebelumnya, Akun, warga Jalan Barek Motor Kijang, Kecamatan Bintan Timur (Bintim) yang diduga stres tega menghabisi nyawa ayahnya, Abun dengan kayu, Senin (12/3/2018) sekitar pukul 10.30 WIB.

Informasi yang berhasi dihimpun BATAMTODAY.COM, sebelum menghabisi nyawa ayahnya, Akun sempat mengamuk pada Senin (12/3/2018) sekitar pukul 03.00 WIB. Namun sempat dilerai warga dan langsung dibawa ke RSUD Bintan.

Editor: Yudha