Kampus Tak Perlu Larang Cadar, tapi Perilaku LGBT yang harus Dicegah
Oleh : Irawan
Minggu | 11-03-2018 | 08:00 WIB
zul_makasssar.jpg honda-batam
Ketua MPR RI Zulkifli Hasan di Kampus Unhas Makassar

BATAMTODAY.COM, Makassar - Polemik rencana larangan dan pembinaan untuk mahasiswi menggunakan cadar mendapat respon dari Ketua MPR Zulkifli Hasan. Ia menegaskan, cadar adalah ekspresi keagamaan yang harus dihormati sepanjang tidak menganggu orang lain.

"Yang seharusnya dilarang masuk kampus itu perilaku LGBT, bukan mahasiswi pakai cadar. Ekspresi keagamaan itu hak setiap warga negara sepanjang tidak menganggu orang lain,"

Hal ini disampaikan Ketua MPR Zulkifli Hasan di sela sela memimpin roadshow gerakan Kami Indonesia di Makassar, tepatnya di Kampus Unhas dan UNM Sabtu (10/3)

Ketua Umum PAN ini juga menolak stigma dan generalisasi bahwa mereka yang bercadar sudah pasti radikal dan dianggap teroris

"Jangan hanya karena seseorang menjalani prinsip yang diyakininya, lantas kita merasa punya hak menuduh yang macam macam. Menggunakan cadar tak lantas membuat seseorang jadi teroris," tambahnya

Ia mengapresiasi kampus yang lebih memilih fokus untuk meningkatkan daya saing mahasiswa di era global dan inovasi ini

"Era baru teknologi informasi ini kampus dihadapkan pada tantangan persaingan global yang makin ketat. Di sinilah peran kampus untuk berikan inovasi, kreativitas dan temuan temuan baru untuk bangsa," tutupnya

Editor: Surya