Romo Paschal Apresiasi Kepolisian yang Berhasil Gagalkan Penyelundupan 63 Calon TKI Ilegal
Oleh : Nando Sirait
Selasa | 13-02-2018 | 16:50 WIB
romo-paschal1.jpg Kapolda Kepri
Romo Paschal. (Foto: Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Batam - Salah satu tokoh Agama Katolik di Batam, Romo Paschal mengapresiasi jajaran Ditreskrimum Polda Kepri yang berhasil menggagalkan keberangkatan 63 orang calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal melalui Bandara Hang Nadim Batam, Minggu (4/2/2018) lalu.

Rohaniawan yang juga menjadi pemerhati korban human trafficking ini, melihat bahwa adanya kegiatan ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga akan sangat merugikan para calon TKI yang mencoba bekerja dengan cara ilegal.

"Atas keberhasilan pihak Kepolisian ini, saya secara pribadi mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya. Tapi adanya hal ini, tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak kepolisian saja. Pemerintah, masyarakat hingga media massa sendiri juga harus mendukung dalam pencegahan perdagangan manusia ini," ujarnya, Selasa (13/2/2018).

Bahkan ia meminta agar pihak Kepolisian menghukum para yang saat ini berhasil diamankan, dengan hukuman yang seberat-beratnya.

"Para TKI ilegal ini, sebenarnya hanyalah korban yang selalu dipermaikan oleh jaringan sindikat perdagangan manusia. Dimana para sindikat ini, mengambil keuntungan yang sangat besar dari ketidaktahuan para korban akan jalur resmi yang sudah ada," tuturnya.

Sebelumnya, jajaran Ditreskrimum Polda Kepri diinformasikan telah mengamankan puluhan calon tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal di Bandara Hang Nadim dan Ruko Kawasan Green Niaga Mas pada Minggu (4/2/2018).

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes S Erlangga, saat dihubungi pewarta mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan 63 orang calon TKI ilegal dan satu orang diduga koordinir. "Ada sekitar 63 orang TKI ilegal yang diamankan. Ditambah satu orang yang mengkoordinir," ungkap Erlangga, Senin (5/2/2018).

Editor: Yudha