Pertanyakan Sejumlah Kasus Korupsi, Ratusan Mahasiswa Demo Rektor UMRAH
Oleh : Ismail
Senin | 12-02-2018 | 09:38 WIB
rektor-UMTAH-didemo.jpg Kapolda Kepri
Ratusan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melakukan aksi unjuk rasa di halaman rektorat kawasan Dompak, Senin (12/2/2018) (Foto: Ismail)

BATAMTODAY.COM, Tanjungpinang - Ratusan mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) melakukan aksi unjuk rasa di halaman rektorat kawasan Dompak, Senin (12/2/2018).

Dalam unjuk rasa tersebut para mahasiswa meminta pertanggungjawaban rektor terhadap banyak kasus korupsi yang terjadi di lingkungan kampus. Sehingga telah menelan kerugian negara sekitar Rp14 miliar.

Di antaranya, pembangunan gedung ruang belajar Fakultas ekonomi yang dianggarkan pada 2012 lalu dan nyatanya mangkrak. Lalu ditambah lagi kasus korupsi pengadaan Sarana dan Prasaran (Sarpras) Program Integritas Sistim Akademik dan Administrasi (PISAA) UMRAH dengan alokasi dana Rp30 miliar dari APBN 2015. Hingga telah menyeret Wakil Rektor, Heri Suryadi sebagai tersangka.



"Setelah berstatus Negeri pada tahun 2012 lalu, kampus yang dibanggakan UMRAH bukannya menjadi lebih baik. Namun, malah dimanfaatkan para petingginya untuk memperkaya diri. Ini adalah cerminan rendahnya moral," teriak orator.

Aksi unjuk rasa ini turut disaksikan oleh Rektor UMRAH, Syafsir Akhlus. Selain itu, aksi tersebut juga turut mendapat penjagaan dan aparat kepolisian.

Hingga saat ini, aksi unjuk rasa berjalan tertib. Para pengunjuk rasa masih melakukan orasi di halaman kantor rektorat.

Editor: Udin