PKP

BTI Sosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru ke Pelajar SMA/SMK di Karimun
Oleh : Wandy
Sabtu | 10-02-2018 | 10:38 WIB
bti01.jpg honda-batam
Staff Akademik Kampus BTI, Taufik Anugrah Putra saat mensosialisasikan penerimaan mahasiswa baru di salah satu sekolah SMA di Kabupaten Karimun. (Istimewa)

BATAMTODAY.COM, Karimun - Bintan Tourism Institute (BTI) menggelar sosialisasi penerimaan mahasiswa baru ke sekolah-sekolah tingkat SMA/SMK di Kabupaten Karimun.

Sosialisasi penerimaan mahasiswa baru tersebut, merupakan upaya Kampus BTI untuk membuka pola pikir generasi muda khususnya para pelajar SMA sederajat di Kabupaten Karimun. Pasalnya, pertumbuhan pariwisata terus berkembang secara dinamis, seperti yang saat ini dicanangkan di Karimun.

Staff Akademik Kampus BTI, Taufik Anugrah Putra menyampaikan, Karimun memiliki sejumlah potensi khususnya kawasan pariwisata seperti di wilayah Pantai Pelawan dan dia yakin sektor pariwisata di Karimun akan berkembang pesat seperti kawasan di Lagoi Kabupaten Bintan.

"Pariwisata di Karimun akan berkembang pesat, sebab Pemkab Karimun nantinya akan membangun pelabuhan internasional, di mana dalam pelabuhan tersebut terdapat mall dan hotel," kata Taufik kepada BATAMTODAY.COM, Sabtu (10/2/2018).

Untuk itu, perlu persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berstandar internasional menjadi tenaga profesional. Sebab, dengan adanya sarana dan prasarana otomatis maka akan terbukanya pintu bagi investor yang masuk menanamkan modalnya terlebih di sektor pariwisata.

"Anak Karimun harus ikut serta dan menjadi tenaga kerja profesional, yang nantinya akan mengisi peluang-peluang kerja di Karimun khususnya di bidang perhotelan," jelas Taufik.

Tour The Karimun yang dilaksanakan oleh Kampus Bintan Tourism Institute, Kijang, dilakukan selama 10 hari di seluruh sekolah SMA/SMK di Karimun. Dia berharap Pemerintah Karimun bisa menangkap peluang dan bekerjasama dengan Kampus Bintan Tourism Institute.

Dosen IT Kampus Bintan Tourism Institute, Sapta Priyono yang ikut dalam Tour The Karimun tersebut mengatakan, Pemerintah Pusat saat ini telah menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor perioritas.

"Kami berharap, Pemprov Kepri dan Pemkab Karimun bisa merespon dengan positif," katanya.

Editor: Gokli