Detik-detik Sebelum Laka Maut Merenggut Nyawa Staf Protokol Setda Bintan
Oleh : Syajarul Rusydy
Jum\'at | 12-01-2018 | 08:50 WIB
angkut-mobil-usai-laka-maut.jpg Promo PKP
Proses pengangkutan mobil usai laka maut di Bintan (Foto: Syajarul Rusydy)

BATAMTODAY.COM, Bintan - Ibnu Farhan, staf Protokol Setda Bintan, nyawanya tidak tertolong usai mobil Toyota Rush BP 1305 AN warna hitam yang dikemudikanya terlibat adu kambing dengan mobil Toyota Avanza BP 1504 YB warna silver yang dikemudikan Iszaharyo Nasriza.

Dalam laka maut ini, Ketua Komisi I DPRD Bintan, Daeng Yatir, dan Badan Pengelolahan Pajak dan Retribusi Daerah Bintan, Yuzet --yang menumpang mobil yang dikemudikan Iszaharyo Nasriza, juga mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polres Bintan, AKP Anjar Yagota, mengatakan peritiwa nahas itu terjadi pada Kamis (11/1/2018) sekitar pukul 13.30 WIB, saat Farhan hendak pulang ke rumahnya di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara (Binut).

Tepat di KM 23 Jalan Lintas Barat (Jalinbar), Kecamatan Teluk Bintan, mobil yang dikemudikan Iszaharyo bersama dua orang punumpangnya, Yatir dan Yuzet, melaju dari arah berlawanan.

"Saat itu, Farhan hendak meyalip sepeda motor yang berada di depannya. Namun dari arah berlawanan mobil yang dikemudiakan Iszaharyo datang. Sehingga laka lantas tidak terelakkkan," tutur Anjar menceritakan keterangan saksi.

Setelah beradu kambing, kedua mobil yang terlibat laka terpental dari bahu jalan. Bahkan mesin mobil Toyota Rush terlepas dari badan mobil. Farhan yang terjepit di bagian pintu belakang mobil mengalami pendarahan hebat di bagian kepala belakang sehingga nyawanya tidak dapat tertolong.

"Sementara Iszaharyo mengalami luka robek bolong di bagian leher bawah, pendarahan di bagian kepala belakang, tangan kanan patah dan kening robek. Sedangkan Yatir mengalami wajah memar sebelah kanan dan luka pendarahan di bagian kepala dan Yuzet mengalami luka robek di bagian kepala kanan," tutur papar Anjar.

Editor: Udin


BNN-KEPRI