Kunjungi Singapore Marine Aquatic Centre

Nurdin Ingin Contoh Singapura dalam Pemanfaatan Teknologi Pengelolaan Perikanan dan Kelautan
Oleh : Charles Sitompul
Kamis | 11-01-2018 | 09:26 WIB
pengolan-ikan-di-Singapura.jpg Promo PKP
Nurdin dan rombongan saat mengunjungi Singapore Marine Aquatic Centre, di St Jhon Island di Singapura (Foto: ist)

BATAMTODAY.COM, Singapura - Nurdin Basirun mengatakan untuk mengelola Sumber Daya Alam dan kelauatan Kepri, perlu dilakukan dengan memanfaatkan teknologi dan Sumber Daya Manusia, sehingga berdampak pada peningkatan produksi dan menurunkan cost produksi dalam pengelolaan sumber daya kelautan di Provinsi Kepri.

"Dengan memanfaatkan teknologi dan SDM, pengelolaan SDA kelauatan dan maritim kita akan semakin maju dan memberi manfaat besar buat rakyat. Terlebih sektor perikanan,” kata Nurdin melaui rilis usai mengunjungi Singapore Marine Aquatic Centre, di St Jhon Island, Singapura, Rabu (10/1/2018).

Potensi besar kelautan Provinsi Kepri, tambah Nurdin, harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk memberi nilai ekonomi. Dengan memanfaatkan teknologi dan SDM sebagaimana yang dilakukan oleh Singapura, Nurdin yakin bisnis marine aquaculture kelautan Provinsi Kepri akan semakin maju dan berkembang.



Nurdin berkunjung ke Singapura atas undangan Singapura Ecnomic Development Board (EDB), sebagai tindak lanjut dari dilakukannya beberapa kali pertemuan dengan pihak EDB, baik di Singapura maupun di Batam.

Di Singapore Marine Acuatic Center, pemanfaatkan teknologi dalam pengembangan sangat terlihat. Pemanfaatan ini memberi dampak pada menurunnya cost dan penggunaan Sumber Daya Manusia.

Menurut Nurdin, peluang ini harus ditangkap oleh Kepri. Apalagi Kepri berbatasan langsung dan memiliki laut yang begitu luas. Sebagian besar kondisi laut Kepri memungkinkan untuk pengembangan seperti di St Jhon Island.

"Singapura dengan kemajuan teknologinya namun memiliki keterbatasan SDM dan lahan. Kita serap ilmu dan teknologi yang mereka miliki untuk memajukan ekonomi kemaritiman kita, khususnya perikanan," ujar Nurdin.

Sesudah berkeliling, Nurdin mengajak Kepala BP Batam untuk langsung menghadap Menko Kemaritiman, Luhut Panjaitan. Hal ini untuk mendiskusikan upaya-upaya memajukan industri bisnis kemaritiman.

"Kita langsung menghadap Pak Menteri agar cepat terealisasi," kata Nurdin.



Dalam kunjungan itu, Nurdin dibawa ke berbagai fasilitas di St Jhon Island. Termasuk laboratorium penelitiannya. Setiap paparan pengembangan disimak Nurdin dengan seksama.

Tampak hadir pada kunjungan itu Kepala BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo dan Deputi II BP Batam Yusmar Angga Dinata, Asisten Ekbang Pemprov Kepri Syamsul Bahrum, Kadis Perikanan dan Kelautan Edy Sofyan, dan Kadisperindag Burhanuddin.

Editor: Udin


BNN-KEPRI