Kades di Lingga Resah, Oknum Wartawan Online Ancam dan Minta Sumbangan
Oleh : Nur Jali
Kamis | 11-01-2018 | 08:14 WIB
Ilustrasi-pers-bukan-alat-pemeras.jpg
Ilustrasi (Sumber foto: Metro Rakyat)

BATAMTODAY.COM, Dabosingkep - Sejumlah kepala desa di Kabupaten Lingga, akhir-akhir ini, diresahkan ulah oknum mengaku sebagai wartawan yang meminta sumbangan melalui surat resmi yang juga berisi ancaman.

"Iya, kami diminta sejumlah sumbangan. Kkalau tidak diberi, diberitakan macam-macam. Bahkan sampai mempengaruhi warga," kata salah satu kepala desa di Lingga, yang enggan menyebutkan namanya kepada wartawan, Rabu (10/1/2018).

Tindakan oknum yang mengaku wartawan ini membuat gerah sejumlah kepala desa. Padahal, menurut beberapa perangkat desa lainnya, selama ini kepala desa sangat menghargai kerja sama media, baik itu cetak, online maupun televisi, dalam melakukan pengawasan Dana Desa.

Bahkan, menurut perangkat desa lainnya, beberapa oknum tersebut tidak segan-segan membawa nama-nama lembaga hukum negara untuk melancarkan misinya, tujuannya adalah untuk meminta sejumlah uang kepada perangkat desa.

"Kami sangat menghargai profesi wartawan dalam melakukan pengawasan Dana Desa, tapi etikanya tentu dengan cara-cara kode etik jurnalistik," ujar salah satu perangkat desa di Senayang.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lingga AKBP Ucok Lasdin Silalahi, kepada wartawan mengatakan akan melakukan tindakan tegas terhadap oknum-oknum tersebut apapun profesinya. Jika melanggar hukum, kata Lasdin, kepolisian wajib untuk menanggapi.

"Jika perbuatan seseorang terhadap orang lain dirasakan menggangu, apalagi bertentangan dengan norma sosial maupun hukum positif dan anturan lain yang berlaku di negara ini, akan ada konsekuensinya tanpa memandang profesi dan kedudukannya," ujarnya.

Untuk itu, Kapolres Lingga ini mengimbau kepada masyarakat untuk menginformasikan jika mendapat tindakan-tindakan yang merugikan masyarakat maupun lembaga, apapun profesi dari oknum-oknum tersebut.

Editor: Udin