PKP

Lima Faktor Ini Bisa Ganggu Kerja AC Mobil
Oleh : Redaksi
Rabu | 10-01-2018 | 15:14 WIB
AC-Mobil11.gif honda-batam
Ilustrasi.

BATAMTODAY.COM, Jakarta - Mobil tanpa komponen AC yang bekerja baik, membuat kabin mobil bakal terasa tidak nyaman. Selain tak mengeluarkan udara sejuk, juga lantaran bau tak sedap.

Iwan Abdurahman, General Repair Service Manager Toyota Astra Motor (TAM) menyebutkan beberapa hal yang bisa membuat sistem penyejuk udara mobil bisa rusak atau terganggu.

1. Mulai dari saringan kabin yang kotor atau mampet
"Karena sebaiknya saringan kabin diperiksa, bersihkan dan diganti secara berkala. Anjurannya untuk diperiksa setiap 10.000 kilometer, dan ganti di 30.000 kilometer," ujar Iwan.

2. Ada yang tersumbat pada kondensor.
"Bersihkan saat cuci mobil, dengan menyemprot air ke arah grill atau radiator," kata Iwan. Biar lebih segar AC mobil harus tetap menjalani perawatan berkala Biar lebih segar AC mobil harus tetap menjalani perawatan berkala.

3. Kerap parkir di tempat yang lembab.
Perilaku tersebut bisa mengundang binatang seperti kecoa dan bisa membuat jamur tumbuh di dalam sistem AC, dan itu menimbulkan bau yang tidak enak.

4. parfum mobil.
"Memang tidak semua parfum mobil, tapi faktanya ada parfum yang membuat AC malah menjadi bau," ucap Iwan.

5. Adanya bekas makanan atau minuman (mengundang binatang) atau kadang pakaian bekas yang aroma tidak sedapnya menempel pada sistem AC.

"Jadi untuk membuat AC lebih awet, secara berkala periksa saringan AC yang terdapat di kabin, dan juga pantau terus kebersihan kondensor AC (yang ada di depan radiator). Pada dasarnya, Freon bersirkulasi dalam system tertutup, sehingga jika tidak bocor, maka tidak perlu ada istilah tambah freon dan sebagainya," ujar Iwan.

"Kecuali jika memang dryer-nya mampet (saringan dalam sirkulasi Freon), saringan ini punya usia cukup lama, di atas 4-5 tahun. Jadi yang penting sih saringan kabin dan kondensor, agar kinerja blower dan komponen lainnya tidak terlalu berat (kalau saringan tersumbat, tiupan blower tertahan, membuat motornya bekerja ekstra)," kata Iwan.

Sumber: Kompas.com
Editor: Yudha